Beranda Daerah Sri Widodo Cari Modal Pemenangan

Sri Widodo Cari Modal Pemenangan

440
1
Share
  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  

Handalnews.id, Kotabumi –  Pasal majunya Agung Ilmu Mangkunegara sebagai calon petahana Pilkada Lampung Utara. Bupati disana, Sri Widodo, sibuk mencari modal untuk mendukung kroninya itu sukses menduduki tahta nomor wahid untuk periode kedua. Kabar jual-beli jabatan dan pengkondisian APBD Lampung Utara 2018, mendominasi langkah Sri Widodo dalam mengumpulkan ongkos politik Agung Ilmu Mangkunegara.
Dalam kasus jual-beli jabatan, Sri Widodo, sudah merombak 170 pejabat yang terdiri dari 91 orang pejabat eselon III dan 79 pejabat eselon IV. Dari data yang dihimpun media ini pejabat eselon III yang dilantik diantaranya, Antoni Effendi, SH.MM menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Perundang-Undangan Sekretariat DPRD; M. Ali Riza, menjabat sebagai Kepala Bidang Keterpaduan Perumahan dan Bangunan Dinas Permukiman dan Kawasan Permukiman.
Wahyudi Praja Mukti, menjabat sebagai Camat Sungkai Utara; Drs. Kasim, menjabat sebagai Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Kesbangpol; Paswani Mega, menjabat sebagai Pelaksana Disdikbud Lampura; Markos, Kabid Perencanaan Evaluasi Informasi dan Perencanaan Daerah Bappeda Lampura.
Sementara pejabat eselon IV yang dilantik diantaranya, Suhardi, menjabat sebagai Kasi Pengawasan Kebinamargaan Bidang Monitoring dan Pelaporan Dinas PU; Juwansyah Nursyah, menjabat sebagai Kepala UPT Sumber Daya Air Wilayah 1 Dinas PU. Damhuri, menjabat sebagai Kasi Alkes Perbekalan Rumah Tangga Dinkes Lampura; Jonizar, Kasubag Risalah Bagian Persidangan DPRD Lampura dan Yoli Chandiyansyah, menjabat sebagai Kasi Kesra Ketertiban Umum dan Linmas Kelurahan Kotabumi Udik.
Dalam perombakan itu, santer tersebar jika harga jabatan yang di patok berada di kisaran puluhan hingga ratusan juta rupiah. Tergantung kursi jabatan yang bakal ditempati. Semakin basah kursinya, semakin mahal harganya. Belum berhenti disana, kerja keras Sri Widodo untuk mencari modal pencalonan Agung Ilmu Mangkunegara berlanjut pada pengkondisian APBD tahun 2018.
Sejak awal Sri Widodo memang sengaja tidak digandeng oleh Agung Ilmu Mangkunegara sebagai wakilnya, lantaran mantan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara itu diberikan misi rahasia untuk mengeruk APBD Lampung Utara tahun 2018. Salah jika publik menilai tidak digandengnya Sri Widodo lantaran keduanya pecah kongsi. Padahal, hal itu memang sudah di setting sedari awal untuk memuluskan langkah politik Agung Ilmu Mangkunegara. Sejak diangkat sebagai wakil bupati, Sri Widodo secara tidak langsung sudah terangkat harkat dan martabatnya. Disinilah perannya untuk membalas budi kepada Trah Tamanuri.
Ibarat Kerbau yang di tusuk hidungnya, Sri Widodo mau tidak mau, suka tidak suka, mesti patuh kepada perintah tuan gembala. Meski untuk pasang badan dalam mengeruk anggaran duit rakyat.
Dari sini saja publik seharusnya sudah bisa menilai jika ambisi Agung Ilmu Mangkunegara untuk kembali menduduki jabatan bupati Lampung Utara sudah seperti Bisul berumur. Siap mengerahkan segala cara, mengumpankan siapa saja, asal tujuan bisa tercapai. (red)


Share
  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here