Home Lampung Tengah Pendidikan

125 Siswa SMAN 1 Gunungsugih Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

244
0
SHARE

Handalnews.id, Lampung Tengah - Sebagai upaya pencegahan, terhadap penyalahgunaan bahaya Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba), Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Lampung Tengah (Lamteng), melakukan penyuluhan di SMAN 1 Gunungsugih.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Laboratorium (Lab) sekolah setempat, Selasa (13/8/2019), dihadiri oleh staf ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Peningkatan SDM, Syahreza, SH., MM., Ketua Pelaksana Harian BNK, Barmawi, S. Sos., MM., Bagian Penindakan dan Pencegahan BNK, Bustami HR., S. Sos., MM., Sat. Narkoba Polres Lamteng, dan Dinas Kesehatan Lamteng.

Hadir juga dari pihak sekolah Wakil Kepala (Waka) Bidang Humas SMAN 1 Gunungsugih, Drs. Rusli., dan para dewan guru lainnya. Penyuluhan ini dihadiri sekitar 125 siswa, terdiri dari 25 siswa anggota OSIS, dan 100 siswa umum dari kelas X dan XI.

Dikatakan Waka Bidang Humas SMAN 1 Gunungsugih, Drs. Rusli, penyuluhan yang dilaksanakan di sekolah, sifatnya peringatan awal untuk mengenalkan seputar bahaya narkoba. Selanjutnya pengawasan orang tua, pada saat siswa berada di rumah dan lingkungan masyarakat.

"Pengawasan orang tua mutlak sangat diperlukan, agar anak-anaknya diperhatikan dan diawasi dengan ketat. Mulai dari kemana si-anak bermain, dengan siapa dia bergaul dan seperti apa pergaulannya sehari-hari," harapnya.

Ditambahkan Rusli, pada kegiatan penyuluhan tahun lalu dilakukan tes urin, khusus bagi siswa kelas X, namun pada tahun ini hanya dilakukan penyuluhan, tanpa dilakukan pemeriksaan tes urin atau yang lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu (13-14/8/2019).

Ketua Pelaksana Harian BNK, Barmawi, S. Sos., MM., Kepada media www. handalnews.id mengatakan, BNK secara rutin melaksanakan penyuluhan tentang bahaya narkoba, khususnya bagi remaja dan pelajar. Pihak BNK sifatnya hanya memberikan penyuluhan dan pemahaman tentang bahaya narkoba, dan bukan penindakan.

"Kami dari BNK, sifatnya hanya memberikan penyuluhan tentang penyalahgunaan bahaya Narkoba, khususnya dikalangan remaja dan pelajar," jelas Barmawi.

Ditambahkannya, bila didapati remaja dan pelajar yang terlibat penyalahgunaan narkoba, maka BNK mengarahkan untuk dilakukan rehabilitasi.

Mewakili Bupati Lamteng, Syahriza, SH., MM., menyampaikan pesan bupati, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng mendukung penuh upaya BNK, untuk menghindarkan remaja dan pelajar agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.

"Pemerintah daerah berencana, akan membangun gedung unit panti rehabilitasi, yang dikhususkan bagi pemakai narkoba. Kita berharap para pemakai yang terlanjur terjebak narkoba, diarahkan untuk berhenti dan bertaubat," harapnya. (Gun)