Home Pesawaran Politik

3 Paket Penyedia Milik Dinas Pertanian Pesawaran Terindikasi KKN

683
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Sebanyak 3 paket penyedia yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), tahun 2020 milik Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, terindikasi dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Menurut pengakuan Narasumber, menjelaskan, tahun 2020 pihak Dinas pertanian merealisasikan 3 paket penyedia untuk pembangunan Jalan Usaha Tani, dimana dengan rincian data sebagai berikut :
• Pembangunan (JUT) di Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, tahun 2020 sumber dana APBD, senilai Rp.200.000.000,-. Paket penyedia.

• Pembangunan (JUT) di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, tahun 2020 sumber dana APBD, senilai Rp.200.000.000,-. Paket penyedia.

• Pembangunan (JUT) di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng ,tahun 2020 sumber dana APBD, senilai Rp.200.000.000,-. Paket penyedia.

Lanjut sumber, 3 paket kegiatan pembangunan JUT tersebut direalisasikan membangun jalan Onderlag. Dalam pembangunan yang dilakukan para rekanan terkesan asal-asalan dan tidak mengacu kepada spesifikasi yang ada. Semua di lakukan rekanan demi meraup keuntungan yang besar dari pekerjaan yang dilaksanakan tersebut.

Terus sumber, bahkan ada setoran proyek yang mengalir kepada Oknum pihak Dinas pertanian. Dengan adanya setoran tersebut sehingga membuat lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak Dinas setempat.

Laporan Hasil Investigasi Tim SKM. Handal Lampung di 3 Desa dan siap di pertanggung jawabkan di mata hukum apabila ada yang di rekayasa didalam Cerita Hasil Investigasi.

Hasil investigasi di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng :

Tim Handal Lampung bertemu dengan Sekdes setempat dan yang bersangkutan bersedia menunjukan dimana lokasi pembangunan, sembari dia mengatakan bahwa kegiatan tersebut milik Olan salah satu anggota Dewan di Kabupaten Pesawaran sekaligus Olan tersebut adalah anak dari Kepala Desa Bumi Agung.

“Kerjaan pembangunan jalan Onderlag di awasi oleh Olan salah satu anggota dewan di pesawaran. olan juga anak dari kepala Desa”,ucapnya.
Lalu Tim bergegas menuju lokasi, sesampainya di lokasi betapa terkejutnya melihat hasil kegiatan tersebut sudah rusak, bahkan terdapat banyak genangan air ditengah-tengah badan jalan. Buruknya lagi jalan Onderlagh tersebut seperti kubangan. Tim melanjutkan penulusuran sesampainya di pertengahan jalan ada dua orang. Jenis kelamin laki-laki dan perempuan sedang berhenti sembari melihat kearah perkebunan, lalu Tim sejenak berbincang dengan kedua orang tersebut, ditengah perbincangan nama Olan kembali muncul, mereka menyebutkan bahwa kegiatan tersebut adalah milik Olan yang saat ini sebagai Anggota Dewan di pesawaran.

Hasil Investigasi di Desa Sukaraja Kecamatan Gedong tataan:

Tim Handal Lampung bertemu dengan Dimas selaku Kepala Desa setempat, setelah berbincang beberapa menit, Dimas menjelaskan lokasi dimana pembangunan Jalan Usaha Tani tersebut dilaksanakan.

“ya betul ada kegiatan tahun 2020 milik Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, ngebangun jalan Onderla,nanti kamurang ditemani oleh salah satu kadus saya karena saya harus rapat. Dan perlu diketahui bahwa kemarin-kemarin pihak pemborongnya pernah telpon saya ngomongkan bahwa mau ada pembangunan, sampai pembangunan jalannya selesai saya tidak pernah ketemu mereka”,kata Dimas.


Sesampainya dilokasi betapa terkejutnya Tim Handal Lampung melihat hasil pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi pembangunan jalan Onderlah dan terdapat beberapa protes dari masyarakat setempat. seperti apa yang disampaikan oleh salah satu pedagang sayur keliling yang kebetulan melintas jalan tersebut dan terkena kendala pecah Ban (bukti foto dokumentasi saat wawancara dengan yang bersangkutan disiapkan) kata pedagang tersebut, “ngebangun jalan batunya lancip betul, ban saya sampai pecah, itukan liat aja sendiri gelombang jalan ada dimana-mana”,.
Lalu ada juga protes yang disampaikan oleh salah satu warga berjenis kelamin perempuan yang kebetulan berdomisili dilingkungan jalan tersebut (Bukti foto dokumentasi Tim berbincang dengan yang bersangkutan) dia mengatakan, alah mas pembangunannya aja buruk begitu.


Hasil Investigasi Di Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng :
Tim Handal Lampung bertemu dengan Endro selaku Kepala Desa Trimulyo di kediamannya. Endro mengatakan kepada Tim bahwa kegiatan JUT tersebut ada di samping kantor Kecamatan Tegineneng. kalau mau lihat silahkan saja. Tim meluncur ke lokasi dan betapa terkejutnya kembali melihat pembangunan tersebut sudah sangat berantakan, bahkan terdapat beberapa titik pemasangan Batu pada sisi-sisi jalan sudah berantakan dan tabur kemana-mana. Lebih jauh Tim menelusuri jalan onderlag tersebut sekitar jalan beberapa menit bertemu dengan gerombolan para petani yang sedang menikmati makan pagi, Tim berbincang dengan para petani tersebut, mereka menjelaskan bahwa kalau pembangunan yang ada di dep;an mata kita ini bukan lagi pembangunan yang di laksanakan ditahun 2020 tapi pembangunan 3 tahun lalu. “kalau yang ini mas bukan tahun 2020 tapi pembangunan yang dilaksanakan pada 3 tahun yang lalu, yang 2020 ya hanya sebelah situ saja, dan coba dilihat itu sudah hancur dan gak karuan, beda sama yang ini kan masih bagus”,ujar mereka berseloroh.


Spesifikasi Teknis Jalan onderlag,sltaag cs


• Mengerjakan pasangan batu tepi ukuran 15/20 cm yang sebelumnya lebar jalan diukur dan dipastikan degan trikanbenang, agar lurus dan rapi. Pekerjaan pamasangan batu tepi terlebih dahulu pingirnya di gali semua kontruksi pinggirannya lebih kuat.


• Mengerjakan amparan batu belah untuk lapisan batu onderlag tebal 15 cm padat degan memakai batu belah degan ukuran 10/15 cm dan dikancing degan batu pecah ukuran 4/7 cm.


• Pekerjaan diatas di pasang berdiri dan diatur yang rapi disesuaikan degan tarikan benang yang telah diukur sebelumnya.


• Mengerjakan urugan pasir dicampur degan tanah untuk mengisi celah-celah amparan batu dari sebagian katelan dan disiram degan air yang cukup serta digilas sampai padat.


• Penggilasan dapat di laksanakan apbila amparan telah benar-benar memenuhi syarat-syarat teknik pelaksanaan.


• Pelaksanaan pengilasaan dikerjakan berkali-kali maju mundur sampai permukaan batu betul-betul kelihatan padat, rata dan tidak bergelombang serta diikuti degan peyiraman air yang cukup.


Lain sisi, Anca selaku Kepala Dinas saat di konfirmasi melalui Via telpon,mengatakan, “Pekerjaan tersebut telah melalui proses bahkan telah diperiksa”,elaknya.

(TIM)