Home Pesawaran Hukum

Akhirnya, Kadisdikbud Provinsi, Copot Kepala SMAN 1 Kedondong

784
0
SHARE
Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Lampung, Diona Katerina

Dudi Indiana Terancam Dipenjara

Handalnews.id, Pesawaran - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung secara resmi telah memberhentikan Kepala SMAN1 Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Dudi Indiana, karena dugaan penyalahgunaan anggaran yang dilakukan kepala sekolah tersebut, hingga ratusan juta rupiah.

Kepastian tersebut disampaikan,  Kepala Bagian Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Lampung, Diona Katerina, Senin (23/12). 

"Iya kami sudah dengar permasalahannya, sudah banyak keluhan dan kami sepakat untuk  memberhentikan yang bersangkutan (Dudi Indiana - red) dan juga sudah menunjuk Plt (Pelaksana tugas - red) untuk SMAN1 Kedondong," ujar dia. 


Diona mengungkapkan langkah pemberhentian tersebut diambil setelah pihak Disdikbud Provinsi melakukan pemanggilan dan juga pemeriksaan kepada kepala sekolah terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di SMA tersebut. 

Diona juga menjelaskan, pihaknya telah menunjuk Sapto Yuwono sebagai Plt di SMAN 1 Kedondong.

"Iya setelah kami panggil dan kami periksa dugaan kesana ada (penyimpangan-red), kami sudah memberhentikan yang bersangkutan dan langsung menunjuk Plt untuk melaksanakan tugas di SMAN1 Kedondong," jelas dia. 

"Ya Plt nya dari golongan pengawas Disdikbud, pak Sapto Yuwono namanya," tambahnya.

Ketika disinggung mengenai kelanjutan perkara yang membelit kepala sekolah tersebut, Diona mengatakan akan terus melanjutkan pemeriksaan dan penyelidikan. 

"Ya akan terus kami tindaklanjuti segala laporan dugaan penyalahgunaan itu, bukan tidak mungkin akan kami limpahan ke aparat penegak hukum," tutup dia. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala SMAN1 Kedondong, Dudi Indiana diduga banyak melakukan penyalahgunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Dana Komite. 

Berdasarkan informasi yang berhasil rangkum Handalnews.id, Dudi diduga telah memanipulasi penggunaan dana BOS  Tahun Anggaran 2018/2019. Betapa tidak, sebab didalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana BOS tersebut Dudi disebut telah memalsukan tanda tangan ketua Komite SMAN1 Kedondong. 

"Ya semenjak saya menjadi Ketua Komite, terhitung selama satu tahun di 2018 sampai 2019 saya tidak sama sekali tanda tangan di LPJ, jangankan tanda tangan lihat aja saya tidak pernah," ungkap Ketua Komite saat itu, beberapa waktu lalu. 

Terbaru, Dudi juga dikabarkan telah memakai dana keperluan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019-2020, yang semula diperuntukkan bagi seragam batik sekolah, namun dialihkan untuk keperluan sekolah lainnya, yang semestinya telah tertutupi oleh dana BOS. (Ismail)