Home Tanggamus Hukum

Aroma Penyalah Gunaan DD Rp. 1,1 Milyar, Belang Abdul Rahman Terungkap

175
0
SHARE
Fhoto dok : Ilustrasi

Handalnews.id, Tanggamus - Mencium adanya aroma penyalagunaan dana desa tahun 2019 oleh Abdul Rahma selaku PJ. Kampung Baru, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus. Senilai Rp 1,1 milyar.

Persoalan tersebut terungkap dalam investigasi wartawan koran ini dilapangan ditambah lagi laporan yang diterima dari beberapa warga, bahwa kegiyatan dari Rincian?Realisasi Dana Desa sebanyak 12 aitem dalam Penyusunan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Kuat dugaan kegiyatan tersebut hanya di kerjakan 2 aitem dari 12 aitem pekerjaan tahun 2019 silam.

Sumber menambahkan “Pak Abdul Rahman yang menjabat sebagai Pj adalah dalangnya. Abdul yang melakukan tapi Mupriyadi selaku Mantan Kepala Pekon bakal kena Batunya sebab Mupriyadi dikala itu selaku pengguna anggaran”,ucapnya.

Adanya hal tersebut karena ada suatu kebebasan, padahal Imbasnya nanti kepada Mupriyadi. Modus operandi yang dilakukan Mark-up anggaran, realisasi kegiatan tidak relevan dengan pagu yang dianggarkan. “hampir keseluruhan kegiatan yang dikucurkan untuk Pekon Kampung Baru yang Dipimpinnya, sangat ketara di gerogoti oleh Abdul Rahman selaku PJ Kampung Baru.

Bahkan hal itupun diperkuat dari Sekdes setempat. Membenarkan bahwa kegiyatan Di Kampung Baru Kecamatan Pematang Sawa, tahun 2019, hanya mengerakan pembangunan Jalan Rabat Beton. 2 titik, ucapanya." Saat di konfirmasi belum lama ini, 9/8/2020.

Adanya pengakuan dari narasumber dan Selaku Sekdes. Adanya hal itu Dugaan penyalahgunaan anggaran Desa yang di Lakukan Pj Abdul Rahman, bisa berkisar ratusan juta rupiah. Bahkan, metode dugaan korupsinya itu sudah canggih yakni dengan melakukan Pemalsuan Kwitansi Pembelanjaan SPJ hingga Mark-up anggaran.

Kegiyatan yang diduga lahan korupsi Pj. Adalah :
* Pemeliharaan Sanitasi Rp. 111,9 jt
* Rehabilitasi/Peningkatan Balai Desa/Balai Kemasyarakatan Rp. 166,1 jt
* Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah Rp. 47,9 jt
* Pemeliharaan Sarana dan Prasarana PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa Rp. 26,4 jt
* Operasional PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa
Rp. 15,3 jt

Hal ini akan terus di Ungkap dan di beberkan pada edisi mendatang, apa saja yang diduga kegiyatan yang Mark-up dan dikorupsi Abdul Rahman selaku Pj. (*)