Home Tulang Bawang Hukum

Bejat, Oknum Diskominfo Pemkab Tulang Bawang Diduga Korupsi

238
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Tuba - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 untuk 14 paket kegiatan swakelola milik Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Tulang Bawang, sebesar Rp.8.193.000.000, Terindikasi Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (KKN). Tak pandang bulu, kebejatan yang diduga dilakukan oknum koruptor tersebut sampai dengan mempermainkan anggaran yang seharusnya dimilik para pekerja Pers dan perusahan media. 

Menurut pengakuan Nara sumber beserta data penunjang lainya, mengungkapan jika oknum di Dinas Kominfo setempat diduga melakukan Mark - Up anggaran pada tiap kegitan yang dikelola

"Bejat betul koruptor di Dinas Kominfo itu, demi memperkaya diri pribadi semua mau dikorupsi," ungkapnya. 

Sumber menerangkan, salah satu kegiatan yang sangat kentara di Korupsi seperti Anggaran Belanja Surat Kabar. Dengan nilai anggaran mencapai Rp 6.688.371.500.

"Anggaran yang sangat besar di dinas  itu menjadi lahan basah bagi oknum koruptor. parahnya tidak banyak yang mau membuka masalah ini," ungkapnya. 

Ia juga mengungkapkan jika, oknum di Dinas Kominfo memanfaatkan media-media yang terdaftar untuk memuluskan tindakan KKN, seperti melakukan memanipulasi bukti Surat Pertanggung Jawaban (SPJ).

"Bukti pembayaran atau kwitansi dari media sengaja dikosongkan. Sehingganya oknum Di Dinas Kominfo dengan sangat mudah memanipulasi Penggunaan anggaran," ungkpanya kembali. 

Narasumber menambahkan, pada tahun 2020 media yang memuat pemberitaan Kegiatan Bupati hanya beberapa media saja, itu pun anggarannya hanya Rp 500 ribu, paling besar Rp 1 juta.

"Itupun tergantung Kedekatan oknum dinas dengan Media saja, Dengan alasan mereka anggaran di gunakan untuk penanganan virus Covid-19," ucap sumber kepada wartawan media ini waktu lalu.

Dilain sisi, menurut Penggiat Anti Korupsi mengatakan sangat menyayangkan dengan dugaan KKN yang terjadi di Diskominfo Tulang Bawang, menurutnya anggaran yang seharusnya dapat mensejahteran para pekerja media seperti wartawan tidak seharusnya digunakan semena-mena seperti itu. 

Dirinya berharap, Pemerintah terkait yaitu Sekda atau dan aparat penegak hukum dapat mengecek dan memeriksa siapa saja yang terlibat.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Tulang Bawang DEDY PALWADI, AP., MM, belum bisa dikonfirmasi.   (Red)