Home Pringsewu Hukum

Benarkah Soal Makan Minum, Sujadi Tertipu

352
0
SHARE
Bupati Pringsewu H.Sujadi

Handalnews.id, Pringsewu - Kepala Bagian Umum Setdakab Pringsewu, Ani Sundari, dianggap sukses dalam memanipulasi realisasi anggaran kegiatan makan minum untuk rumah tangga kepala dan wakil kepala daerah disana tahun anggaran 2019 senilai Rp.660.000.000. 

Bahkan demi melancarkan muslihatnya, Ani Sundari tidak segan menipu Bupati Pringsewu, H. Sujadi, dengan melakukan penggelembungan nilai anggaran dan menarik setoran kepada rekanan pelaksana kegiatan.   

Dari keterangan sumber, diketahui jika terhitung sejak Februari-Maret, Bagian Umum Setdakab Pringsewu telah merealisasikan anggaran sebesar Rp660.000.000 untuk belanja makanan dan minuman rumah tangga bupati dan wakil bupati.

“Untuk meraup keuntungan dari kegiatan itu, dugaannya Bagian Umum Setdakab Pringsewu menarik setoran kepada pihak ketiga dan menggelembungkan nominal anggarannya sehingga diperkirakan ratusan juta berhasil masuk ke kantong Ani Sundari, selaku Kabag Umum Setdakab Pringsewu,” ujar sumber.

Sumber juga mengatakan jika mekanisme tender yang dilaksanakan untuk memilih penyedia makan minum hanya sebuah formalitas, sebab pemenangnya tender itu sendiri sudah dikondisikan sebelumnya dengan besaran mahar sebesar 20 persen.  

Akibat daripada adanya pemberian setoran tersebut, kemudian kata sumber, untuk meraih keuntungan pihak ketiga terpaksa mengorbankan kualitas dan kuantitas pekerjaan.

“Mahar proyek yang diminta itu diserahkan kepada oknum pegawai atau staff biasa untuk mengakali resiko jika masalah anggaran makan minum ini mulai terendus. Sehingga dengan demikian Kabag Umum Setdakab Pringsewu masih bisa buang badan,” tukas sumber.

Tidak berhenti disana, dugaan KKN Lanjut sumber juga mengarah kepada indikasi mark up nilai anggaran tersebut. Sebab, rekanan penyedia hanya merealisasikan anggaran makan minum tersebut dengan harga satuan sebesar Rp16.000 dari yang seharusnya Rp25.000 untuk satu kali makan.

“Artinya jika harga satuannya hanya 16.000 dikalikan 3 kali sehari. Kemudian sepengetahuan saya Bupati Pringsewu hanya memiliki empat anak dan satu istri itupun di bulan pelaksanakan kegiatan tersebut bupati dan wakilnya sering melaksanakan dinas luar dan dalam aturannya hanya sebanyak 24 orang yang dibenarkan berada dalam daftar kegiatan itu. Bisa disimpulkan sendiri berapa besar keuntungannya,” tutup sumber.

Sementara itu Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Pringsewu, Ani Sundari beberapa kali akan dikonfirmasi tidak berada dikantor, salah satu stafnya mengatakana kalau Ani Sundari sedang keluar, begitu juga ketika dihubungi melalui pesan Whatsapp, namun tidak ada jawaban. “Lagi keluar mas, tidak ada di ruangan,” jawabnya staff Bagian Umum Setdakab Pringsewu, singkat.   (Hadi Saputra)