Home Lampung Barat Peristiwa

BOS Dikorupsi Secara Berjamaah ?? Hasutan Tukimin Membawa Petaka !!

817
0
SHARE
Foto Ilustrasi

Handalnews.id, Liwa - Tukimin layak disebut sebagai Sengkuni (mempunyai karakter Licik dan Penghasut). Dimana Tukimin diduga berhasil menghasut para kepala SMK Kabupaten Lampung Barat, untuk melancarkan aksi Dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2018-2019, secara berjamaah. tapi disadari atau tidak apa yang (ia) lakukan, membawa mala petaka, karena laju roda pendidikan khususnya SMK dikabupaten setempat, mati suri.

Menurut Narasumber, Tukimin sebagai ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Lampung Barat, Diduga menghasut para kepala SMK Negeri dikabupaten setempat untuk melancarkan aksi Korupsi dana BOS tahun 2018-2019.

“sebagai komando utama, Tukimin telah mengajarkan kepada seluruh kepala sekolah setempat untuk korupsi dana BOS, adanya fatwa yang dikeluarkan untuk para kepala sekolah prihal pemotongan dana BOS sebesar Rp.20.000,- persiswa penerima bantuan guna kebutuhan Organisasi MKKS menjadi biang mudarat masalah korupsi BOS yang dilakukan para oknum kepala sekolah disekolah masing-masing”,tegasnya.

Sumber menjelaskan, dana BOS yang diterima di SMK Negeri 1 Liwa , SMK Negeri 1 Kebun Tebu, SMK Negeri 1 Way Tenong dan SMK Negeri 1 Suoah, Diduga dikorupsi oleh oknum kepala sekolah masing-masing. Keberanian yang mereka lakukan karena dilindungi oleh Tukimin, bahkan intruksi tukimin, agar tidak melayani awak media ketika bertanya tentang Dugaan Korupsi BOS disekolah masing-masing. sampai tidak boleh melakukan komunikasi via telpon. “semua intruksi dikeluarkan oleh tukimin agar mati lampu”,. istilah dari mereka.

Selain itu, menurut sumber,beberapa bulan yang lalu ada pergantian beberapa kepala sekolah, dimana tukimin sebagai ketua mkks, mengatur siapa yang hendak menjabat. “dalam hal ini tukimin meminta mahar kepada oknum-oknum guru yang hendak menjabat sebagai kepala SMK dilampung Barat, besaran mahar tersebut bervariasi dari Rp.30 juta sampai Rp.50 juta.”,tuding sumber.

Lain sisi,menurut informasi yang akurat, bagi para awak media dan LSM jika hendak jumpa dengan Tukimin diharapkan berhati-hati karena diduga tukimin pernah menjebak salah satu oknum LSM dikabupaten setempat.

Hingga berita ini dilansir,Tukimin belum bisa dikonfirmasi. Edisi mendatang masalah tersebut akan terus dijabarkan. (Hadi Syaputra)