Home Lampung Tengah Hukum

BOS SMA Negeri 1 Terbanggi Besar Terindikasi KKN

128
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamteng - Dipastikan laju roda Pendidikan SMA Negeri 1 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Terganggu. Semua karena masalah  dugaan  korupsi  Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN), Dana  Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2018-2019 disekolah setempat.

Menurut Narasumber, dana BOS SMA Negeri 1 Terbanggi Besar dikorupsi oleh oknum koruptor disekolah tersebut.

“Dana BOS yang sejatinya diperuntukan untuk meringankan pembiayaan  pendidikan justru dijadikan ladang oknum koruptor di SMA Negeri 1 Terbanggi Besar," katanya.

Dia menjelaskan, tahun 2018 terdapat beberapa kegiatan yang dikorupsi dengan modus Mark-up, diantaranya, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler  TW 1 Rp 81.673.000,-. TW II Rp73.341.000,-.  TW III Rp45.710.000,-. TW IV Rp85.825.000,-. Pengembangan perpustakaan / pembelian buku TW 2 Rp241.640.000,-. Kegiatan Pengelolaan sekolah TW 1 Rp72.572.800.

TW 2 Rp90.527.700,-. TW 3 Rp89.188.200,-. TW 4 Rp57.571.000,-. Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah TW 1 Rp42.762.500,-. TW 2  Rp84.258.000,-. TW 3 Rp108.740.500,-. TW 4  Rp63.208.700,-. Langganan daya dan Jasa TW 1 Rp34.541.300,-. TW  2 Rp40.786.900,-. TW 3 Rp43.116.900,-. TW 4 Rp43.986.800,-.

Lalu lanjutnya, Pada Tahun 2019 kembali kejadian serupa terulang bahkan lebih parah karena pada tahun 2019 hampir keseluruhan kegiatan yang dibiayai melalu dana BOS dikorupsi.

“Kegiatan dengan  nominal kucuran fantastis.  tetapi apa hasilnya, tidak ada dianggap sudah biasa contoh kecil, seorang murid jika hendak melaksanakan eks futsal, bolanya iuran agar bisa bermain bola, sarana dan prasarana permainan ya hanya itu-itulah. anggaran dana BOS yang diperuntukan untuk beberapa kegiatan tersebut memang dikorupsi," ujarnya.

Sumber menerangkan, kegiatan Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah, dalam realisasi kegiatan ini. sudah diluar nalar, sebab apa yang diperbaiki, apa yang di rawat, apa yang dibelanjakan, tidak jelas.contoh Plapon banyak yang sudah jebol, rumput-rumput taman sudah panjang, perawatan untuk pengecetan yang 5 persen dari dana BOS tidak direalisasikan.

“Coba lihat anggaran yang dicantumkan, nilainya sangat luar biasa, kalau itu direalisasikan pastilah SMA Negeri 1 Terbanggi Besar  akan mendapatkan penghargaan kebersihan, tetapi ini tidak malah kesan angker menyelimuti suasana sekolah, semua ini didasari karena sekolah tersebut kumuh," ucapnya.

Lain sisi, ketika Haryono dikonfirmasi mengatakan, silahkan datang hari rabu kesekolah.

"Silahkan kalau itu yang terbaik," katanya.
(HADI SYAPUTRA)