Home Pesawaran Pariwara

BPN Pesawaran Bagikan Sebanyak 525 Sertifikat Di Desa Sukamandi

630
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran, telah melaksanakan pembagian Sertifikat tanah sebanyak 525 Bidang tanah yang berupa lahan pekarangan, kebun ataupun tanah sawah.

Hadir pejabat BPN selaku ketua Tim 3, Chandra Cahyadi, S.SIT beserta rombongan telah tiba di Balai Desa Sukamandi Sekitar pukul 9 pagi.  Didampingi Pj. Kepala Desa Sukamandi Ahmad Samsuri beserta jajaran Aparatur Desa.

Sunaryo selaku ketua Pokmas yang membantu tugas pelaksanaan BPN di tingkat Desa mengatakan kuota yang diberikan kepada Desa Sukamandi sebanyak 750 namun yg mendaftar seluruhnya 536 dan yang selesai berjumlah 525 dan yang di bagikan pagi ini berjumlah 518.

"Ada 7 bidang masih bermasalah yang disebabkan oleh beberapa kendala seperti batas bidang bermasalah, Ahli waris tidak mau tanda tangan (sengketa waris)," ucapnya, Sabtu, (30/11).

Ditempat yang sama Ahmad Samsuri selaku Pj Kades mengucapkan terimakasih kepada Panitia Pokmas yang sudah bekerja membantu BPN sehingga semua berjalan dengan baik walaupun ada sedikit kendala di lapangan.

"Saya berharapkan kepada masyarakat untuk tertib dan antri dalam pembagian sertifikat ini, sehingga dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.

Sementara itu Chandra Cahyadi S.SIT. mengatakan bahwa Sertifikat ini dapat diselesai tidak sampai Satu tahun sebenarnya kuota Desa Sukamandi 1500 namun setelah di data ada sekitar 1000 bidang, namun yg mendaftar hanya 525.

"Saya menghimbau kepada pemilik sertifikat untuk memfoto copy dua lembar, dan menyimpan sertifikat di tempat yang aman  adapun foto copy itu satu untuk desa sebagai Arsip dan satu disimpan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti hilang ataupun rusak dan lain sebagainya," ujarnya.

Selain itu tambahnya, jika ada kesalahan didalam sertifikat itu harap dilaporkan ke pokmas jangan merubahnya sendiri karena di BPN ada kembarannya, cepat laporkan jangan berlarut larut karena akan dikenakan biaya kalau sampai berlarut.

"Saya menyarankan untuk menitipkan ke bank jika butuh modal sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan tarap hidup masyarakat, bukan untuk konsumsi pribadi semata," pungkasnya.  (Ismail)