Home Metro Hukum

Budiono Korupsi Anggaran Milik Sekretariat Dewan Metro

121
0
SHARE
Foto dok: Ilustrasi HandalNews.id

HandalNews.id, METRO - Sungguh mencengangkan atas pengakuan narasumber yang dijamin akan kebenaran atas pengakuannya. Dimana (Ia) mengatakan, Budiono selaku Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Metro, diduga Korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 Hingga 2020, milik Sekretariad Dewan setempat.
 
 
Kata sumber, menjelaskan, Kucuran APBD tahun 2017 hingga 2020, yang digelontorkan pemerintah Kota Metro ditubuh Sekretariat Dewan setempat, Dikorupsi. " Budiono selaku sekwan adalah dalang dibalik masalah tersebut",tegas sumber.
 
Terus sumber, menerangkan, inilah daftar beberapa kegiatan milik Sekretariat Dewan setempat, Yang dikorupsi.
diantaranya, tahun 2017. Rehab lantai ruang or/parkit Rp90 juta, Penggantian halaman gedung fraksi Rp100 juta, Penggantian lantai tunggu dan tangga Rp175 juta, Pembuatan ruang lantai 1 gedung fraksi Rp199 juta, rehab lantai ruang ketua Rp100 juta, dan pengadaan lantai granit Rp50 juta rupiah.
 
 
Misalnya sepanjang tahun 2019 saja, DPRD Kota Metro telah menghabiskan anggaran daerah sekitar Rp 9,170,612,807, dengan rincian untuk; Pembahasan 23 Raperda Rp1,202,944,187, Reses Anggota DPRD 3 kegiatan Rp490,231,498, Sosialisasi peraturan perundang-undangan Rp143,850,000, pengawasan pelaksanaan perda-perda Rp86,361,546, pengawasan, evaluasi pelaksanaan pembangunan kota metro 2 kegiatan Rp102,175,504, penyelenggaraan Kunker keluar daerah (Komisi 6 kali, Banang/ Banmus 3 kali, Banleg/ BK 2 kali kegiatan) Rp3,996,816,484,
 
 
Rapat-rapat alat kelengkapan dewan 12 bulan Rp200,428,507, rapat-rapat paripurna Rp100,737,196, Peningkatan dan Bimtek kursus pelatihan bagi anggota DPRD 6 kali kegiatan Rp1,729,463,597, kegiatan ADEKSI dan ASDEKSI 3 kali kegiatan Rp717,287,383, penyelenggaraan adm 7 fraksi-fraksi DPRD kota metro Rp292,108,715, dan peningkatan pelayanan kesehatan pimpinan dan anggota dewan 25 orang Rp108,208,190.
 
 
Lalu untuk tahun 2020 anggaran kegiatan kemitraan dengan media massa (49 surat kabar, 25 Adv dan 23 online) senilai Rp2,296,440,330,-. dan Talk show di media elektronik (6 tv dan 3 radio) Rp1,175,932,340,-.
 
(Hadi Syaputra)