Home Lampung Utara Hukum

Buku Hitam Disperum & KP Lampura 2020

601
0
SHARE
Ilustrasi

Lampura (Handal.id)------cerita Buku hitam Di kasus ini, sesuai data yang diterima oleh redaksi koran ini yang disampaikan Narasumber yang Patut di Percaya, dia  menjelaskan. Bahwa kegiyatan yang bersumber Anggaran Pendapaan dan Belanja Daerah ( APBD) 2020, kegiyatan sebanyak 41 Paket Penyedia Di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPDKP), Kabupaten Lampung Utara dengan Total Pagu Anggaran senilai Rp 3.645.000.000,- terdapat adanya korupsi seperti Program : Pengadaan Bahan/Bibit Tanaman Hias Rp185 juta. Yang dikelola Langsung. Diduga Kegiyatan tersebut sengaja disematkan untuk mencari keuntungan semata, pasalnya. Seperti Tanaman Hias yang ada di seputaran Kota untuk tahun 2020, tidak semuanya diganti/masih menggunakan Tanaman lama, ucapnya.

Iya menambahkan. " seperti anggaran Pengadaan Suku Cadang Kendaraan Bermotor dengan Total Rp 187 juta, yang di pecah menjadi 2 aitem pelaksanaan tersebut, menurut Pengakuan dari salah satu pemegang kendaraan Pentaris tersebut, kendaraan yang di gunakannya tidak pernah mendapat bantuan dari kantor. Ucapnya, bila ada kendala di kendaraan. Baik bensin maupun kerusakan pakai duit Pribadi, Bebernya kepada wartawan koran ini, 17 Nov 2020.

Adanya informasi tersebut Tim koran ini melakukan Observasi dilapangan dan hasil menguat. Apa yang disampaikan Narasumber terkait adanya dugaan indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), oleh Dinas Perkim Lampung Utara di duga Benarnya adanya.

Tidak sampai disitu saja. Seperti kegiyatan seperti, Perencanaan Pembuatan Drainase / Gorong-Gorong, untuk mengerja Konsultan dalam Kegiyatan Pengelolaan Langsung yang di pecah menjadi 5 Paket yang anggarannya Rp 1,9 Miliar, terindikasi adanya Penggelembungan Anggaran. Namun Hal itu akan di Kupas secara mendalam pada edisi mendatang.
Adanya hal itu, beberapa kali Wartawan koran ini menyambangi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Kantornya. Dian Andrian Nadirsyah, selaku Kepala dinas Perkim, beliau tidak selalu di kantor.

Adanya Dugaan Korupsi oleh oknum-oknum Dinas Perkim Lampung Utara, dan sejauh mana Keberanian Penegek Hukum disana Mengungkap adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Kabupaten Lampung Utara. Bila Penegak Hukum disana Berpihak Kepada  Masyarakat Kabupaten Lampung Utara, yang memiliki Motto “Ragem Tunas Lampung.”  yang memiliki dua arti :
- Masyarakat adat Lampung Utara menerima keanekaragaman/ perbedaan sebagai modal untuk kemajuan bersama.

(Red)