Home Pesawaran Politik

Calon PPS Masuk Tahap Wawancara, KPU Pesawaran Lakukan Supervisi Dan Monitoring

591
0
SHARE
Poto Dok : KPU Pesawaran

Handalnews.id, Pesawaran - Tahapan demi tahapan pelaksaanaan Pilkada serentak tahun 2020 terus bergulir. Pilkada serentak yang di gelar di 270 Kabupaten/Kota Se-Indonesia telah  memasuki tahapan rekrutmen panitia ad hoc di tingkat desa yakni Panitia Pemungutan Suara (PPS) sesuai PKPU 16 tahun 2019 tentang tahapan program dan jadwal.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran Yatin Putro Sugino mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan tahapan tes wawancara terhadap calon PPS di 144 Desa. Tes wawancara sendiri oleh KPU di delegasikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Sesuai juknis nomor 66/PP.06.04-Kpt/03/KPU/II/2020 tentang pedoman teknis pembentukan PPK, PPS maupun KPPS dalam pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur/Bupati/Wakil Bupati/Walikota/Wakil Walikota yang di terbitkan oleh KPU Republik Indonesia," jelasnya, Rabu (11/3/2020).

Ketua KPU melanjutkan, Pelaksanaan wawancara tersebut meski di delegasikan ke PPK, KPU Pesawaran tetap melakukan supervisi dan monitoring ke masing masing PPK di setiap kecamatan. 
Wawancara terhadap calon PPS di laksanakan dari tanggal 11 - 13 Maret 2020.

"Materi wawancara terhadap calon PPS antara lain, Integritas, Wawasan kebangsaan, kewilayahan, pemahaman kepemiluan dan manajemen pemutakhiran data serta mengklarifikasi jika ada tanggapan masyarakat baik itu keterlibatan pada partai politik, terlibat dalam tim sukses calon maupun pengaduan pengaduan lain terkait rekam jejak para calon PPS tersebut," ujarnya.

Menyinggung ada rekomendasi dari Bawaslu yang menyebutkan ada 47 calon PPS yang terindikasi terlibat partai politik. Ketua KPU Pesawaran sangat berterimakasih dan mengapresiasi langkah Bawaslu tersebut, dan rekomendasi Bawaslu tersebut memudahkan KPU Pesawaran dalam mendapatkan PPS yang terbaik.

"Atas rekomendasi tersebut kami dari KPU Pesawaran akan menindaklanjuti sesuai aturan dan mekanisme di KPU dan aturan perundang undangan, yaitu KPU akan melakukan klarifikasi pada calon PPS yang bersangkutan saat wawancara. Serta akan mengecek nama nama tersebut di Sipol (Sistem Informasi Partai Politik-red) yang ada di KPU," sebutnya.

"Bilamana calon PPS yang bersangkutan terbukti terlibat maka calon tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penyelenggara Pemilu/Pilkada," timpalnya.

Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino sangat berharap partisifasi masyarakat terhadap rekam jejak para calon PPS.

"Sehingga PPS yang terpilih nanti adalah orang orang yang mempunyai integritas dan mampu menyelenggarakan Pilkada sesuai harapan kita semua, yaitu Pilkada berjalan aman dan damai sesuai regulasi yang ada. KPU Pesawaran dalam melakukan supervisi telah membentuk Tim ke masing masing kecamatan dimana komposisi tim terdiri Komisioner, Sekretaris, Kasubag beserta Staff, tim tersebut turun ke masing masing PPK selama tes wawancara berlangsung," katanya.

Sementara itu, Ketua PPK Tegineneng Mujiono di dampingi para anggotanya merasa bersyukur dapat di percaya oleh KPU Pesawaran dalam proses wawancara calon PPS, sehingga dirinya bisa mengenal lebih awal terhadap calon calon PPS, jadi siapapun yang nantinya terpilih dan di tetapkan oleh KPU Pesawaran, PPK Tegineneng bisa berkerjasama dengan baik.

"Untuk di hari Pertama Wawancara calon PPS di Tegineneng adalah Desa Bumi Agung, Gunung Sugih Baru, Kresnowidodo, Sinar Jati dan Margomulyo. Wawancara sendiri bertempat di Aula Kecamatan Tegineneng. Serta langsung di Supervisi oleh Ketua KPU Pesawaran beserta Tim. Di Kecamatan Tegineneng sendiri ada 16 Desa dan  akan di lakukan wawancara sampai hari Ju'mat esok," jelasnya.

Untuk di ketahui bersama tahapan rekrutment panitia ad hoc telah berjalan pada tahapan wawancara calon PPS dari tanggal 11 - 13 Maret 2020.
Pengumuman hasil tes wawancara tanggal 15 -17 Maret 2020. Tanggapan Masyarakat II 15 -17 Maret 2020. Klarifikasi tanggapan Masyarakat II tanggal 18 - 19 Maret 2020. Pengumuman pasca hasil klarifikasi tanggapan masyarakat tahap II tanggal 20 - 21 Maret 2020. Pelantikan PPS sendiri akan di laksanakan tanggal 22 Maret 2020. Terkait masa kerja PPS terhitung dari tanggal 23 Maret 2020 sampai akhir November 2020. (rls/Ismail)