Home Lampung Tengah Politik

Cegah Covid-1, Bupati Lampung Tengah Bersama Firkopimda Tegaskan Pedagang Penuhi Protokol Standar Kesehatan

227
0
SHARE
Fhoto dok : Handalnewas.id

Handalnews.id, Lampung Tengah -Dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus berupaya  melakukan sosialisasi dan himbauan serta meminta kepada warga untuk tetap di rumah, tidak berkerumun dan  menjaga jarak.

upati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto bersama unsur Forkopimda pun selalu memantau dan turun langsung disetiap tempat yang biasa ramai di kunjungi warga seperti  Masjid Agung Istiqlal Bandar Jaya terutama saat jelang berbuka puasa. 

Bupati Loekman menyampaikan dalam rangka mencegah penyebab Covid-19.maka bulan Ramadhan tahun ini sangat berbeda, sebab pada bulan ramadhan sebelumnya, aktivitas berjalan normal namun semenjak ada pandemi Covid-19 aktifitas terbatas hal tersebut agar dapat memutus mata rantai Covid-19 di Lampung Tengah.

Menurut Loekman agar mata rantai Covid-19 tidak menyebar warga harus mematuhi himbauan pemerintah yang salah satunya yaitu warga diminta tetap di rumah, tidak berkerumun dan menjaga jarak. Namun saat ini masih banyak warga yang berkerumun, terutama saat jelang berbuka puasa. 

"Saya mendengar di halaman Masjid Agung Istiqlal Bandar Jaya  dan tempat pedagang takjil nampak masih dipadati warga,sedangkan Protokol Kesehatan pun terlupakan sebab ada yang tidak memakai masker maka saya datang ke sini untuk melihat langsung yang ada di Lapangan,ujar bupati  Bupati Loekman Rabu, (29/04/2020) sore

Bupati menghimbau kepada para pedagang dan pembeli agar menghentikan aktifitas jual beli makanan berbuka puasa dengan berkerumun karena dapat mewabah penularan covid-19 yang sangat membahayakan.

"Maka dari itu di halaman Masjid Istiqlal ini di larang berjualan oleh karena itu semua pedagang yang ada di sini akan di pindahkan di belakang plaza Bandar Jaya dengan memakai standar protokol Kesehatan yang di atur oleh Dinas Pasar",pungkasnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0411 Lampung Tengah Letkol Inf Burhanudin menambahkan bahwa warga di larang berdagang di halaman masjid istiqlal dan akan dipindahkan di belakang Plaza Bandar Jaya .

"Mulai besok dilarang berdagang di halaman masjid agung istiqlal ini, semua para pedagang takjil akan dipindahkan di belakang Plaza Bandar Jaya dan akan diatur oleh Dinas Pasar tentang jarak antara kios satu dengan kios lainnya dan para pedagang di wajibkan menggunakan marker",ujarnya

Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono dengan tegas melarang para pedagang yang menjajajakan dagangan di halaman masjid istiqlal

Menurut Sumarsono dengan adanya aktifitas semacam ini tentunya akan memberikan celah dampak yang terburuk kepada para pedagang dan pembili untuk tertular penyebaran Covid-19.

Sumarsono dengan tegas meminta kepada seluruh pedagang dadakan takjil di sepanjang jalan yang ada di halaman masjid istiqlal mulai besok hari dan seterusnya agar tidak lagi melakukan aktifitas berjualan baik di halaman maupun disepenjang jalan Masjid Istiqlal Bandar jaya.

Dengan nada tinggi Sumarsono mengingatkan kepada para pedagang dan pembeli " jangan menganggap remeh wabah Covid-19. sebab jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) di Lampung Tengah terus bertambah 

"Kalau sampai ada satu saja yang tertular, lalu pergi ke pasar, rawan menular kepada yang lain," tegasnya ( ADV)