Home Pesawaran Hukum

Cemarkan Nama Baik, Tim LBHNU Pesawaran Laporkan MT Ke Polda Lampung

465
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Gabungan pengacara NU mendorong  kepada LBHNU Pesawaran melaporkan akun FB adil Lim dan Mualim taher, ke Polda Lampung terkait dengan pencemaran nama baik dan kehormatan Ketua NU.

Dengan adanya desakan dari dorongan dari semua unsur NU, Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Pesawaran melalui Tim Lembaga Bantuan Hukum Nahdatul Ulama (LBHNU), akan melaporkan MT ke Polda Lampung, Kamis (01/10/2020).

MT diduga keras telah menghina Ketua PCNU Kabupaten Pesawaran melalui media sosial yang telah tersebar dan dibaca oleh ribuan orang.

Komentar oleh MT melaui akun Facebook Adil Lim dan Mualim Taher, telah menyita perhatian publik khususnya warga Nahdliyin.
Komentar yang berisikan tentang hinaan dan judge pada KH. Salamus Solikhin ini, perihal “ "Salamus Solikhin. Kamu ini ustad gak punya ummad. Jadi kerjanya jual jual NU" tulis akun Mualim Taher. "Salamus Solikhin. Kamu itu tidak dipilih tapi ditunjuk dengan Sanwani dengan janji mau ngasih suara pada pileg dan janji itu tidak kamu penuhi. Jadi kamu itu Ustad Munafik" tuduh akun Mualim Taher lagi.

Akun atas nama Adil Lim tidak kalah kasar, dia menuliskan "Salamus Solikhin Ketua NU hasil ngerampas bukan pilihan, inilah jadinya. Ustad Gadungan"

"Salamus Solikhin kamu itu bukan dipilih, tapi ditunjuk sama Sanwani Rusdi. Kemudian Sanwaninya kamu bohongin. Ustad Memalukan" tulisnya lagi.


Ketua Tim LBHNU, Gunawan.,S.H.,.M.H.,CIL., Menjelaskan MT diduga kuat melanggar Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 310 ayat (1)

“Perbuatan MT diduga telah melanggar ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman pidana penjara diatas 5 tahun dan merujuk Pasal 310 ayat (1) KUHP,  tentang pencemaran nama baik diartikan sebagai perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum,” kata Ketua Kuasa Hukum, Gunawan.,S.H.,.M.H.,CIL.

Gunawan menerangkan, saat ini Timnya sudah mengumpulkan bukti-bukti dan akan segera membuat laporan Kepolisian

"Saat ini kami dan tim sudah mengumpulkan bukti-bukti dan Insyaallah besok akan membuat laporan Ke Kepolisian," ucapnya.  (rls/Ismail)