Home Tanggamus Pemerintahan Daerah

Covid-19 Penyakit 1000 Wajah Ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Tanggamus

234
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Tanggamus - Dari hasil penelusuran Rentetan Pasien Muntaber Di vonis Covid-19 yang Notabennya adalah seorang Pedagang berinisial RB di Taman Kota Kabupaten Tanggamus.

Kemudian pada (5/11/2020-red) menyusul 16 orang positip terpapar Covid-19 yang Notaben nya mayoritas pedagang taman kota pada saat penjemputan mereka kumpul di salah satu tempat tidak jauh dari taman kota.

Pada saat di jemput di dampingi petugas Covid dan dokter puskesma serta dari kepolisian dan TNI, kemudian camat dan kepala pekon ikut dalam suasana penjemputan.

"Yang tidak masuk akal dalam pemikiran kami selaku jurnalis, penjemputan seolah olah sudah di rencanakan serta di atur skenario. Karna apabila mereka benar terpapar virus Covid-19 mungkin khusus pengunjung taman kota semua terpapar Covid-19," ujar MN.

Dia melihat perjalanan ada beberapa pasien positip covid-19 sehabis rapites sebelum di jemput kontak langsung dengan beberapa masyarakat keluarga serta para pengunjung taman kota, kenapa mereka semua tidak di zona merah kan atau karantin.

Menelusuri perjalanan dari 16 pasien Covid-19 tambahan tertanggal (5/11/2020-red) menurut penelusuran beberapa awak media masih meragukan.

"Kita mencoba berpindah ke BPBD selaku tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tanggamus alhasil dari informasi yang kita kumpulkan untuk mewakili para sekretaris dan wakil sekretaris gugus Covid-19 mengungkapkan tidak berkompeten untuk menyampaikan beberapa stetmen. Alhasil juru bicara gugus tugas Covid-19 adalah virus seribu wajah ungkap salah satu jubir gugus Covid-19 Kabupaten Tanggamus," jelasnya.

Dari beberapa ungkapan jubir gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tanggamus adalah virus tersebut adalah seribu wajah. Semua penyakit adalah suatu gejala.

"Kami mencoba menelusuri beberapa keluarga pasien Covid-19 banyak di temukan kejanggalan dengan rincian," sebutnya.

1. Keluarga korban pasien tidak ada sterilisasi dan penyemprotan di senfektan dan pemeriksaan bagi keluarga dan tetangga terdekat.
2. Di taman kota asal pasien 17 positip Covid-19 tidak ada edaran atau Baligo himbauan protokol kesehatan. Padahal dekat dekan rumdis bupati Tanggamus.

"Kami menduga anggaran penanggulangan covid-19 di Kabupaten Tanggamus ada indikasi permainan atau lingkaran," ucapnya. (Matnuri)
Bersambung........