Home Pesawaran Pariwara

Dampak Kemarau, BPBD Pesawaran Catat Karhutla 59.8 Hektar

308
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Musim kemarau yang melanda di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2019 ini, dinilai yang terparah dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, Jamaludin, mewakili Kepala BPBD setempat Mustari, pada tahun 2019 ini kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ada di kabupaten setempat mencapai 59,8 hektar.

"Ya tahun 2019 ini, musim kemarau yang terparah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang nihil kejadian, karena musibah Karhutla yang terjadi sampai 59.8 hektar di tahun ini," jelasnya. Senin (4/11/2019).

"Ada sebanyak 59.8 hektar itu dari 18 peristiwa, terjadi di 7 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada, dan kejadian Karhutla yang paling banyak terjadi berada di Kecamatan Padang Cermin dengan 7 peristiwa," tambahnya.

Dirinya juga mengatakan, kejadian Karhutla sampai saat ini masih didominasi dengan kesengajaan para pemilik lahan yang melakukan pembakaran lahan.

"Selain faktor cuaca, kesadaran masyarakat juga masih kurang, dengan mereka membakar lahannya kemudian ditinggal begitu saja yang mengakibatkan api merembet kemana-kemana, karena banyak rumput kering kan," paparnya.

Maka dari itu, lanjutnya, pihak BPBD masih terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

"Masih terus kita lakukan, karena musim kemarau saat ini masih melanda, jadi sosialisasi ini masih kita lanjutkan, dan kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan," pungkasnya. (Ismail)