Home Lampung Tengah Hukum

Dana BOS Dikorupsi, Prestasi SMK Negeri 1 Seputih Agung Merosot

1042
0
SHARE
Dok Foto : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2018 milik SMK Negeri 1 Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, terindikasi Dugaan Korupsi.sehingga berdampak merosotnya Raihan prestasi Akademik maupun non Akademik oleh murid disekolah tersebut.

Sumber menjelaskan jika total dana BOS yang diterima pihak SMK Negeri 1 Seputih Agung tahun 2018 sebesar Rp1.326.360.000 dengan rincian Triwulan 1 sebesar Rp 273.840.000,- Triwulan 2 Rp 548.240.000,-Triwulan 3 Rp.252.560.000 dan Triwulan 4 Rp251. 720.000,-“Dari setiap tahap pencairan pasti terjadi indikasi korupsi dengan modus Mark-Up,” tukas sumber.

Lebih jauh sumber mengatakan, dana BOS di sekolah tersebut dikucurkan dalam beberapa kegiatan, sedangkan untuk SMK Negeri 1 Seputih Agung dugaan kegiatan yang di Mark-Up adalah kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler, kegiatan evaluasi pembelajaran, pengelolaan sekolah dan pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah.

Secara rinci sumber menambahkan, untuk SMK Negeri 1 Seputih Agung kegiatan pembelajaran dan Ekstrakurikuler pada tahun 2018 diduga menjadi salah satu kegiatan yang dijadikan lahan basah untuk diKorupsi oleh Oknum yang ada disekolah tersebut.

Sebab menurut Sumber, membahas ekstrakurikuler di sekolah, dalam pengajuannya hampir 17 lebih ektrakurikuler, sementara fakta dilapangan justru berbanding terbalik. Contohnya kegiatan siswa di bidang UKS yang tidak berkembang, dalam ekstrakurikuler futsal, siswa malah harus memberikan iuran untuk membeli Bola.

Menurutnya, pihak SMK Negeri 1 Seputih Agung telah mengeluarkan biaya dari dana BOS untuk kegiatan ekskul diantaranya seperti Basket, Pencak Silat, Sepak Bol, Voli, Bulu Tangkis, Tenis, Futsal, Softball, Karya Ilmiah, Seni Tari, PMR, PIK-KPR, Paskibra dan Pramuka.

Lalu untuk kegiatan pengelolaan sekolah pada Triwulan pertama dianggarkan sebesar Rp.28.312.500,- dan Triwulan 3 Rp.64.426.000.-, begitu kentara dikorupsi bisa dicek langsung disekolah.

“Sudah seharusnya aparat penegak hukum melakukan tindakan untuk memeriksa sampai sejauh mana realisasi anggaran Dana BOS di SMK Negeri 1 Seputih Agung dan Oknum Koruptor yang bersemayam disana harus menerima konsekuensinya.
Hingga saat ini, Edy selaku kepala sekolah hingga detik ini belum bisa dikonfirmasi. Edisi mendatang Kasus ini akan terus dibeberkan. (Hadi)