Home Metro Hukum

Dana Bos SMAN 3 Metro Rp 1,3 M Lahan Korupsi

56
0
SHARE
Foto: Dok HandalNews

METRO (HANDALNEWS) Pengolahan dan Penggunaan Dana Bantuan Oprasional
Sekolah (BOS), senilai Rp 1.374.750.000.- di Sekolah Menengah Atas, SMAN 3 Kota Metro sangat miris. Pasalnya dari sumber yang diterima media ini Dana Bos Sejak 2020 diduga tak jelas penggunaannya bahkan semuanya tersembunyi dalam bentuk Pengelolaan di 12 Aitem.
 
Digelontorkannya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Kemendikbud tidak lain untuk membebaskan pungutan meringankan beban siswa.
Namun akibat besarnya alokasi anggaran untuk pendidikan telah mendorong beberapa pihak terkait untuk menyelewengkan penggunaannya ditambah selama masa pandemi covid-19 dan siswa mengikuti proses belajar mengajar secara daring, menjadi kesempatan bagi Oknum Kepala Sekolah menyimpangkan anggaran untuk kepentingan pribadi.
Kegiyatan Yang menjadi lahan bancakan oleh para oknum KKN disana seperti :
1. pembayaran guru honor sebanyak 4 orang. Yang menghabiskan anggaran Rp 60 juta.
2. Pembelajaran dan ekstrakurikuler
Dengan total anggaran Rp 191 juta
3.Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah 
Rp 250 juta.
Dari hasil tim koran ini di lapangan kegiyata tersebit tidak di realisasikan sepenuhnya oleh pihak Sekolah.
Diduga pihak sekolah hanya melakukan Pengecetan saja, seperti pemeliharan taman, kusen jendela, pintu hingga meja kursi tidak ada yang yang terlihat Baru, nanpak terlihat masih menggunakan Barang barang Lawas. Sehingga ditemukan adanya dugaan Mark-Up (memperbanyakmemperbesar) yang dilakukan pihak sekolah.
 
Hingga berita ini di turunkan, Kepala Sekolah 
" Ibnu Budi Cahyana "belum dapat di konfirmasi, beberapa kali disambangi wartawan koran ini di sekolah tempat iya mengajar, beliau selalu tidak ada di Kantor.
 
Bukan hanya di tahun 2020, adanya dugaan korupsi anggaran BOS, Seperti realisasi tahun 2021, tak luput oleh para oknum tersebut. Namun hal ini akan di kupas secara mendalam pada edisi mendatang. (Red)