Home Lampung Barat Pariwara

Dana Desa, Untuk Insfrastruktur & Pengentasan Kemiskinan Peratin Kubu Perahu

171
0
SHARE
Kepala Peratin Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit Lampung Barat, Heri

Handalnews.id, Lambar - Bukan hanya untuk memasifkan percepatan pembangunan Perdesaan, Dana Desa (DD) juga Berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan dan ketimpangan juga perlu banyak kebijakan guna lebih memberdayakan potensi Sumber Daya Manusia desa dan sumber material lokal desa.

Demikian disampaikan Kepala Peratin Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit Lampung Barat, Heri, tentang manfaat Dana Desa dalam kemungkinan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan saling terhubung dengan pembangunan manusia Desa.

Bagi Heri biasa disapa, menyebutkan dari setiap realisasi pembangunan yang dilakukan pihaknya, tantangan nya adalah bagaimana melalui semua fasilitas infrasrtuktur yang ada itu untuk mewujudkan terciptanya keadilan social dan kesejahteraan bagi sebesar-besarnya ke-makmuran rakyat desa.

“Bukan sekedar menguap dan hanya memfasilitasi-memfasilitasi infrastruktur semata tanpa menciptakan ak-selerasi ekonomi," ujarnya.

Baginya, salah satu jalan sekaligus tantangan dalam upaya pemberdayaan masyarakat secara genuine adalah dengan mendorong kemampuaan alokasi dan peruntukan Dana Desa yang sekali mendayung bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga desa dan pada saat bersamaan proyek kebutuhan dasar warga melalui pembangunan infrastruktur bisa berjalan beriring mengejar ketertinggalanya.

"Jika kontribusi Dana Desa dalam penyerapan tenaga kerja bisa dimaksimalkan dengan menggunakan tenaga masyarakat Pekon Kubu Perahu sendiri Sehingga dengan hal tersebut juga akan sangat membantu perekonomiaan masyarakat," katanya.

"Dengan menyerap tenaga kerja dari Pekon sendiri juga akan berkontribusi dalam mempercepat akselerasi perekonomian desa dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Dana Desa selama ini," tambahnya.

Oleh sebab itu lanjut Heri, dilakukan secara swakelola dan padat karya dengan menggunakan material local dengan sistem swakelola padat karya maka setiap pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Pekon Kubu Perahu turut membawa pengaruh dalam mengurangi angka pengangguran di Pekon tersebut.

"Wujud dari gerakan padat karya melalui Dana Desa dapat dilihat dengan adanya penggunaan upah tenaga kerja di Desa.Dalam hal ini kami memiliki target untuk dapat menurunkan tingkat kemiskinan di Pekon Kubu Perahu sesuai dengan besaran persentase jumlah penggunaan Dana Desa," terangnya.

Dijelaskan Heri semakin besar prosentase penggunaan dana desa untuk upah tenaga kerja, maka semakin besar pula target prosentase penurunan tingkat kemiskinan perdesaan.
sehingga pengelolaan pembangunan padat karya mesti didorong lebih intens penciptaan lapangan kerja dan mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan.

"Jika setiap upaya untuk menciptakan peningkatan kesejahteraan tentu akan memiliki benturan antara ideal-ideal tujuan kesejahteraan berhadapan dengan teknis pelaksanaan," ucapnya.

Kendati demikian lebih ungkap Heri, semua kendala dan benturan itu bisa dikesampingkan dengan melihat potensi percepatan pembangunan dan padat saat sama mendorong upaya akselerasi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja desa yang memungkinan menolong daya beli masyarakat secara berkelanjutan.

Hal tersebut juga memerlukan respon cepat kebijakan berupa kegiatan pembangunan desa diutamakan mengunakan tenaga kerja local dan material local dan penetapan prioritas penggunaan Dana Desa.

"Idealita pembangunan dengan skema swakelola melalui pemanfaatan Dana Desa di topang dengan kebutuhan teknis dan non teknis serta ke siapan sumberdaya pendamping berikut kematangan perencanaan dari tingkat nasional sampai desa," ujarnya.

"Dan bisa dipastikan pembanguan nasional akan terwujud dengan fundamental yang kuat dari desa dan tujuan memakmurkan rakyat dengan jalan memperluas keadilan social mungkin menemukan jalan yang lebih lapang," pungkasnya.  (Hadi.S)