Home Lampung Selatan Hukum

Dana Kapitasi Puskesmas Natar Digerogoti

753
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamsel - Dana Kapitasi BPJS yang diterima Puskesmas Natar, Kabupaten Lampung Selatan, tahun 2017 - 2019 diduga terindikasi Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (KKN), oknum di Puskesmas Setempat, diduga main mata Dalam menggerogoti anggaran tersebut.

Menurut keterangan sumber yang dihimpun mengatakan jika pada tahun 2017-2019 penggunaan dana Kapitasi BPJS Puskesmas Natar,  tidak direalisasikan sebagai mana mestinya. Seperti, Adanya dugaan  pemotongan dana untuk jasa pelayanan yang diterima oleh pegawai puskesmas.

Selain itu, diduga Oknum juga memanipulasi kehadiran dan komposisi petugas puskesmas untuk perhitungan jaspe.

"Namun jaspel yang diterima petugas tetap disesuaikan, dengan ketidak hadiran, sisa dana Jaspel diambil pihak puskesmas dengan dalih untuk operasional," ujar sumber. 

Tidak sampai disitu, sumber menerusakan, dalam menggerogoti dana kapitasi, diduga Oknum di puskesmas setempat melakukan Penggelembungan harga dan volume, Belanja dana kapitasi dalam pembeli bahan medis dan non medis.

"Oknum Puskesmas bermain mata dalam menggerogoti dana Kapitasi dengan membeli barang pada penyedia atau toko dimana bukti pertanggungjawaban dimanipulasi dengan cara harga
barang yang dibeli jauh lebih tinggi dari
harga pasar," tandas sumber. 

Sumber juga mengungkapkan jika  adanya Anggaran ganda dimana satu kegiatan didanai oleh dua sumber yakni Dana Kapitasi Operasional dan dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan).

"Sesuai dengan permenkes dana kapitasi operasional bisa digunakan untuk kegiatan upaya (perseorangan) preventif dan promotof kesehatan puskesmas. Kegiatan ini juga bisa dibiayai dari BOK. Oleh karena itu, potensi korupsi terjadi ketika satu kegiatan yang seharusnya cukup didanai dari satu sumber," ungkapnya. 

Sumber berharap, masalah ini dapat segera usut oleh aparat penegak hukum. (Rizal)