Home Pesawaran Pemerintahan Daerah

Dendi Ramadhona: Guru Tidak Dapat Digantikan Dengan Teknologi

266
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Betapapun majunya teknologi, sejatinya guru tidak pernah dapat digantikan oleh teknologi. Guru yang mencintai pekerjaannya, mengabdikan diri bagi kenajuan peserta didik, memperbaiki kualitas diri dan terus berinovasi guna memperoleh praktek terbaik dalam melaksanakan tugasnya, menjadikan ilmunya sebagai penerang hati dan kemanusiaan.

Hal itu diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat upacara Peringatan HUT ke-48 KORPRI, Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di Lapangan Pemkab setempat, Jum'at (29/11/19).

"Guru memperlakukan peserta didik setara tanpa membedakan latar belakang apapun, menjadikan ruang kelas sebagai rumah perubahan, menjaga toleransi atas perbedaan siswa, merawat kasih sayang bagi pertumbuhan pribadi positif peserta didik dan tidak mudah mengeluh, adalah sosok guru yang tidak pernah lapuk oleh zaman dan teknologi," katanya.

Guru melanjutkan, Itulah guru zaman kini dan zaman mendatang yang dibutuhkan bagi kemajuan bangsa untuk menciptakan Indonesia unggul, sesuai dengan tema HUT ke-74 PGRI yaitu “Peran Strategis Guru dalam mewujudkan Indonesia Unggul”.

"Tema ini secara subtansial padu padan dengan tema Hari Guru Nasional dari Kemendikbud yaitu “Guru Penggerak Indonesia Maju”. Tema ini mengandung makna bahwa guru dituntut untuk melakukan perubahan, meskipun perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan," ujarnya.

Bupati menambahkan, Perubahan tidak dapat dimulai dari atas, karena semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, dan jangan menunggu perintah. Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat memperingati hari jadi ke-48 KORPRI, Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Semoga pengabdian kita akan memberikan makna bagi bangsa dan negara serta kemanusiaan, serta sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya.   (Ismail)