Home Lampung Selatan Pariwara

Desa Sumber Jaya, Manfaatkan DD, Pembangunan Infrasturktur Dan Covid-19

102
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamsel - Realisasi Dana Desa (DD) tahun 2020 milik Desa Sumber Jaya, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, dimanfaatkan untuk pembanguan infrastruktur dan pencegahan penularan Virus Covid-19. Hal itu dikatakan oleh Tri Mulyono Selaku Pj.Kepala Desa setempat ketikan ditemui dikecamatan pekan lalu. 

Dijelaskanya, untuk kegiatan fisik dialiokasikan pada pembangunan tiga titik jalan rabat beton, yaitu di Dusun 1 dan di Dusun 2.

"Untuk tahun ini kita hanya bisa bangun jalan rabat beton 3 titik, diDusun 1 dan 2, hal itu karena anggaran yang ada digunakan untuk pencegahan Virus Corona," katanya. 

Selain itu, dia mengatakan jika untuk memutus mata rantai penularan Virus Corona, Pemerintah Desa Sumber Jaya telah melakukan berbagai upaya, seperti melakukan penyemprotan desinfektan di permukiman warga, penyemprotan di pintu masuk desa dan melakukan pembagian masker terhadap masyarakat. 

Kemudian lanjut Tri, Pemerintah Desa Sumber Jaya, telah mengalokasikan anggaran sebesar 30 persen untuk 112 masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD, dengan besaran bantuan sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan.

"Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat maupun kabupaten kami menganggarkan DD 30% untuk BLT DD," katanya. 

Tri menerangkan, saat ini, Bantuan Langsung Tunai (BLT)DD baru tersalurkan satu kali atau tahap 1 dan untuk tahap selanjutnya menunggu kabar dari pemerintah kabupaten. 

Selain BLT DD, Masyarakat juga menerima BLT Bansos, dan juga bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Saat ini sambungnya, Pemerintah Desa, juga sedang fokus pada normalisasi sungai, seperti melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan kimia atau racun, Bom Ikan dan penangkapan ikan menggunakan Setrum. 

"Saya berharap, masyarkat dapat mengindahkan himbauan tersebut sebab apa bila ada masyarakat yang ketahuan melakukan pelanggaran maka akan terkena sanksi sosial dan sanksi sesuai Undang - Undang yang berlaku," sebutnya. (Rizal)