Home Tanggamus Hukum

Diduga Lakukan Pungli, Mardiana Sulitkan Orang Tua Siswa

621
0
SHARE
Poto Mardiana Tanjung

Handalnews.id, Tanggamus - Kegelapan menyelimuti nurani Mardiana Tanjung selaku kepala SMA Muhammadiyah Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Demi mendapatkan keuntungan dan memperkaya diri, Mardiana diduga melakukan aksi pungutan liar (pungli) kepada peserta didik yang telah menyelesaikan studi, dengan membebankan biaya saat peserta didik hendak mengambil ijazah.

Menurut sumber yang merupakan salah satu peserta didik di sekolah setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, pungutan liar tersbut diduga disampaikan langsung oleh maridiana secara langsung selaku kepala sekolah. 

“Kita disampaikan oleh kepala sekolah jika ambil ijazah harus bayar. Teman-teman sebagian sudah mengambil ijazah, tapi saya belum karena belum bisa membayar iurannya,” ungkapnya.

Selain itu ketika di konfirmasi oleh salah satu wali murid Mardiana mengatakan, ijazah tidak bisa di ambil jika belum menyelesaikan urusan secara administrasi. 

Dia juga mengatakan untuk membayar uang pengambilan ijazah itu tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Sebab, hal itu diputuskan secara sepihak oleh sekolahnya, tanpa melakukan rapat terlebih dahulu dengan orang tua wali. 

“Anak kami menyampaikan  harus membayar, tidak tau untuk apa. Kalau tidak bayar, ijazah tidak bisa diambil. Saya juga sudah telpon kepala sekolah secara langsung dan mengeluhkan hal tersebut, tapi kepala sekolah mengatakan jika ingin mengambil ijazah ya mesti menyelesaikan administrasinya. Saya juga memiliki bukti rekaman percakapannya,“ ujarnya.

Lebih lanjut sumber mengatakan, jika mereka merasa sangat terbebani dengan pungutan tersebut, apalagi sebagian mereka berasal dari kalangan menengah kebawah.  

Jika memang hal tersebut menyalahi aturan dia selaku orang tua murid berharap untuk ada proses hukumnya. 

Sementara itu mardiana ketika di konfirmasi via telpon, Mardiana cenderung buang badan dan tidak memberikan statemen apapun terkait hal tersebut. (Red)