Home Tulang Bawang Hukum

Diduga Nasaruddin.,S.H.,M.H Jadikan Dinas Pendidikan 2020 Lumbung Korupsi

408
0
SHARE
Ilustrasi

Tulang Bawang (handal.id)----Sistem pendidikan di Tulang Bawang dinilai gagal membentuk karakter siswa menjadi orang baik. Padahal Sejatinya anggaran yang dikucurkan baik Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD), Hingga Bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tiap tahun terus meningkat, tidak lain tujuan Baik Pemerintah Pusat hingga Daerah, memiliki Harapan guna melahirkan Generasi  Calon-calon Pemikir, Penemu, dan Entrepreneur Hebat di Masa Depan. Harapan  itu semua terasa hanya sebuah angan-angan saja.

Seperti di ketahui Pada Tahun 2020, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang di Kucurkan oleh Pemerintah Daerah, dengan Total Pagu, baik APBD dan Kegiyatan Swakelola senilai Rp 45.341.000.000.-
Untuk mendanai kegiyatan Total 313 Paket Penyedia. Dari masing masing Progaram,
- seperti APBD mengucurkan anggaran:
Rp 14.958.000.000,- dengan pengerjaan 181 Paket.
- Swakeloka Rp 14.958.000.000,- dengan pengerjaan 132 Paket.

Dari Besarnya Anggaran dan banyaknya kegiyatan yang di kelola dinas Pendidikan setempat, tercium aroma semerbak adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), dan adanya penggelembungan Siswa.

Kegiyatan yang di duga adanya korupsi seperti kegiyatan Belanja Penyedia Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran yang menghabiskan anggaran senila
Rp 1.379.637.687. Dari besaran anggaran itu, pihak Dinas terkesan melakukan Pemborosan anggaran, karna program yang tergolong masih satu, seperti pengadaan ATK, Matrai, Kebersihan dan pemeliharaan Gedung Kantorpun sudah di anggarkan Masing masing,

Bahkan tidak sampai disitu saja Kepiyawayan para Oknum oknum Korupsi disana meraup bantuan Pemerintah guna memperkaya diri, seperti adanya dugaan Manipulasi Siswa penerima Bantuan pemberiyan Susu UHT dan Telor Rebus pun Tak Luput dari Kerakusan Para oknum koruptor.
Menurut informasi dari salah satu Suber yang namanya enggan di Cantumkan, besaran anggaran dan data jumlah siswa penerima yang di ajukan Pihak Dinas 55.000 siswa, diduga siswa yang ada hanya 46431 siswa.

Bila melihat fakta dunia pendidikan kita sekarang, rasanya masih jauh api dari panggangnya untuk menjadikan EQ dan SQ menjadi prioritas utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Dari sistem pendidikan saja, Indonesia menempati salah satu peringkat terendah di dunia.
Hingga berita ini di turunkan. Nasaruddin.,S.H.,M.H. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang. Belum dapat di Konfirmasi.

Ada dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan akan di beberkan secara Rinci Pada edisi Mendatang.
                      (Red)