Home Lampung Utara Hukum

Dinas Sosial Lampura Diduga Korupsi Rp 6,1 Miliar

328
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampura - Adanya indikasi korupsi hingga mark-up anggaran untuk pembelian sembako hingga Bantuan Covid-19 dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2020 di Kabupaten Lampung Utara.

Kasus ini berawal dari kecurigaan dalam pengadaan barang dan jasa. Dalam bantuan sembako tersebut, ada item tertentu yang berpotensi merugikan negara.

Seperti yang di berikan kepada Lansia warga Kecamatan Abung Selatan pada bulan September 2020, nampak Terlihat, bantuan yang diberikan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, memberikan santunan yang di Tapsir hanya menghabiskan anggaran Rp 200 ribu saja. Padahal, seharusnya bantuan yang di kucurkan oleh pemerintah untuk pembelian Sembako senilai Rp 300 ribu/ penerima Bantuan.

Bila satu penerima Bantuan tersebut di potong 100/orang penerima Bantuan. Berarti Negara dirugikan mencapai Rp 6,174.300.000. Karena Kabupaten Lampung Utara, masyarakat yang menerima Bantuan disana sebanyak 61.743 kepala keluarga (KK), Yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura.

Adanya hal ini amat disayangkan masih ada pihak yang tega melakukan praktik culas di tengah situasi seperti ini. Padahal, tidak sedikit masyarakat mengalami kesusahan akibat pandemi virus korona.

Dan juga menurut Pengakuan dari salah Satu Sumber disana mengatakan adanya kesalahan dalam pendataan, menurutnya, juga membuat bantuan menjadi tumpang tindih.

"Ada warga yang sudah mendapat bantuan dari Kemensos, kembali mendapat dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Kondisi ini yang membuat mayarakat merasakan ketidakadilan," bebernya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Sosial Lampung Utara belum dapat di Konfirmasi perihal adanya Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme tersebut.

Beberapa kali wartawan koran ini menghubungi M. Erwinsyah. selaku Kepala Dinas Sosial. melalui via Ponselnya. namun tidak di angkat.

Mau tau dugaan korupsi apa saja yang di lakukan Oknum - oknum Dinas Sosial Lampung Utara. Hal itu akan di beberkan pada edisi mendatang. (Red)