Home Tulang Bawang Pemerintahan Daerah

Dipercaya Anti Diabet, Bupati Tubaba Ajak Masyarakat Tanam Aren

102
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

?Handalnews.id, Tubaba - Dizaman Now penyakit diabet adalah salah satu penyakit yang menghantui banyak orang indonesia. Penyakit ini adalah jenis penyakit yang disebabkan karena kadar gula berlebihan di dalam tubuh manusia juga akibat pola makan yang tidak teratur. Sehingga banyak orang takut mengkonsumsi gula, namun tidak dengan yang satu ini. 


Enau atau aren adalah jenis pohon yang banyak tumbuh liar Di Bumi Ragem Say Mangi Wawai Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pohon Aren atau Enau adalah jenis pohon yang dapat menghasilkan gula dengan memanfaatkan airnya (nira) tentunya tidak asing bagi masyarakat Tubaba Aren adalah sumber gula alami yang banyak manfaatnya. 

Karena banyak manfaatnya tersebut, untuk melestarikan pohon Aren Bupati Tubaba Umar ahmad SP ditemani puluhan warga tiyuh, tanam ratusan pohon Aren di Benteng Sabut Tiyuh (desa) Gunung Katun, Minggu, (29/12).

Ratusan pohon Aren sengaja di tanam agar kelestarian pohon tersebut tetap terjaga dan ada. Sebab ahir-ahir ini pohon enau semakin sulit di dapatkan akibat banyak di tebang oleh masyarakat karena pembukaan lahan pertanian secara besar-besaran. Konon pohon Aren atau enau adalah komoditas utama Di desa-desa tua Tubaba, banyak para orang tua zaman dahulu memanfaatkan pohon enau untuk diambil air niranya sebagai bahan dasar gula. 

Gula dari air nira pohon aren tersebut dipercaya anti diabetes,sehingga sangat cocok bagi para penderita diabetes untuk mengkonsumsi gula aren tanpa khawatir akan terdampak penyakit diabet. Bahkan menurut ahli kesehatan gula aren dapat menyembuhkan penyakit diabet. 

"Saya teringat dimasa kecil senang sekali mengkonsumsi gula aren apalagi saat minum kopi atau teh di temani dengan gula aren dan tanpa kawatir gula aren tidak menyebabkan diabet. Dahulu para orang tua kita mengambil air aren dan diolah sebagai gula untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku gula alami. Nah, untuk itu saya mengajak kepada masyarakat tani tubaba agar melestarikan pohon aren dengan cara menanam dan merawat serta memanfaatkan kembali dan mulai membiasakan mengkonsusmsi gula hasil dari olahan air nira pohon aren atau enau,"Jelas umar. 

Lanjutnya, tak usah kawatir bagi para pecinta kopi dan teh untuk mengkonsumsi gula karena gula aren dipercaya sebagai gula anti diabet. Imbuhnya. 

Sementara itu Ferdi (38) selaku penggiat budidaya pohon aren tersebut mengatakan, pohon aren di tiyuh kami semakin punah dahulu memang banyak tumbuh liar di hutan-hutan. Namun karena banyak warga membuka lahan pertanian banyak pohon aren ditebang. Selain daripada itu banyak warga juga belum memahami manfaat besar dari pohon aren terutama bagi penderita diabet. 

"Saya berharap kedepan pohon aren atau enau dapat dilestarikan untuk anak cucu kita dan dimulai dari sekarang saya berharap pemerintah setempat dapat memberi pelatihan cara membudidaya dan mengolah air nira sebagai bahan baku gula alami bahkan tentunya akan ada inovasi-inovasi baru dari bahan baku," ungkapnya.

Dilain pihak menurt dr. Andreas wilson Gula aren menawarkan indeks glikemik sebesar 35. Angka ini hampir dua kali lipat lebih rendah dibandingkan dengan gula putih yang indeks glikemiknya kira-kira 60-65. Inilah yang menyebabkan banyak penderita diabetes mulai meninggalkan gula putih dan beralih ke gula aren. Namun, hati-hati karena beberapa produsen gula aren masih mencampurkan gula putih dalam proses pengolahannya sehingga indeks glikemik setiap produk berbeda-beda. 

Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi gula aren?

Meskipun gula dari pohon aren ini relatif lebih aman dari gula putih, sebaiknya Anda yang mengidap diabetes tetap membatasi asupan gula ini dalam sehari. Samakan takaran gula aren yang dikonsumsi layaknya gula putih biasa. Konsultasikan dengan dokter batas konsumsi gula yang aman bagi Anda. Ingat juga bahwa kandungan gula tidak hanya ditemukan dalam produk pemanis seperti gula, tapi juga melalui nasi, roti, atau bahan pangan lainnya. (Jazuli)