Home Lampung Barat Hukum

Disdikbud Lambar Mark-up BOSDA Hingga Rp10 M

714
0
SHARE
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Bulki Basri S.pd M.M

Handalnews.id, Lampung Barat - Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Tahun 2019 milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat yang nilainya mencapai Rp27.958.482.461 sarat dengan indikasi mark up. 

Dugaan korupsi, kolusi, nepotisme dan mark up memang bukan hal baru di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat. Kejadian serupa selalu berulang dan terus berulang setiap tahunnya, mulai dari yang nilainya rutasan juta hingga miliaran rupiah. 

Anggaran BOSDA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat dibagi kedalam dua tahap pencairan yaitu pencairan pertama pada Bulan Januari sebesar Rp18.422.916.734 dan pencairan berikutnya sebesar Rp9.535.565.727 sehingga total keseluruhannya mencapai Rp27.958.482.461. 

BOSDA sendiri digunakan untuk Dana BOS yang dianggarkan melalui APBD Daerah bagi sekolah menengah pertama maupun dasar (SMP – SD) baik sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di 15 kecamatan se-Kabupaten Lampung Barat.

Seperti diketahui, Kabupaten Lampung Barat memiliki 46 SMP negeri dan 9 SMP swasta, 177 SD negeri serta 34 SD swasta, dengan keseluruhan siswa SMP sebanyak 6473 siswa dan 13378 siswa SD.

Sedangkan anggaran BOS untuk SMP sebesar Rp1 juta/siswa setiap tahun dan untuk SD sebesar Rp800 ribu/siswa setiap tahun.

Sementara bila dikalkulasikan, maka anggaran yang dihabiskan untuk seluruh siswa SMP baik negeri maupun swasta setiap tahunnya adalah 6473 x Rp1.000.000 = Rp6.473.000.000. sedangkan untuk SD adalah 13378 x Rp800.000 = Rp10.702.400.000. 

Sehingga total anggaran yang dihabiskan untuk membiayai keseluruhan Bantuan BOSDA satu tahunnya untuk Kabupaten Lampung Barat Rp17.175.400.000. 

Dari anggaran senilai Rp27.958.482.461 untuk BOSDA terdapat selisih sebesar Rp10.584.682.461 yang sangat berpotensi mark up.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Bulki Basri S.pd M.M ketika dikonfirmasi beberapa kali melalui sambungan telepon seluler tidak menjawab, begitu juga ketika dikonfirmasi melalui via whatsapp tidak juga ada balasan.  (Red)