Home Lampung Tengah Pemerintahan Daerah

Diskominfo Lamteng Pangkas Anggaran, Komisi II, Berikan Deadline Satu Minggu

292
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamteng - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah memberikan Deadline atau batas akhir selama satu minggu kepada pihak Diskominfo Kabupaten Lampung Tengah untuk mencarikan solusi terkait dengan pemangkasan anggaran media online 2019.


Ketua Komisi II Achmad Ghofur meminta kepada Diskominfo Lampung Tengah untuk benar-benar mencarikan solusi kepada wartawan media online yang haknya telah di ambil karena habisnya anggaran yang tidak jelas kemana arahnya.

"Hak wartawan harus diperjuangkan, kalau menang itu terhutang ya harus di cari jalan atau solusi bagaimana cara untuk membayar terhutang anggaran media online tersebut, Kita tunggu sampai hari Kamis depan diskominfo untuk menjawab dan membetikan solusi terbaik kepada media online," ujar Ketua Komisi II Achmad Ghofur  saat menggelar Hearing dengar pendapat dengan Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo), bersama jurnalis media Online di ruang rapat Gedung DPRD setempat ,Kamis (09/01/2020).

Ghofur menambahkan bahwa tidak lah elok kalau berbalas pantun di luar karena media adalah bagian yang sangat penting dalam pembangunan,untuk itu dia meminta kepada Diskominfo agar hak media online benar-benar di perjuangkan dan kalau memang ada tanggungan hutang harus dipertanggung jawabkan.

Salah satu wartawan Media Online Tabik Pun.com Moses Rotama menyampaikan bahwa dirinya sangat kecewa dan menyesalkan pihak Diskominfo Lampung Tengah yang telah melakukan pemangkasan terhadap anggaran media online sehingga banyak anggaran media online tak di bayarkan tak hanya bulan November dan Desember saja bahkan dari bulan September dan Oktober hal itu telah terjadi.

"Kami atas nama seluruh media online sangat kecewa dan menyesalkan pihak Diskominfo Lampung Tengah yang telah melakukan pemangkasan anggaran media online anggaran 2019 secara sepihak dan kami minta kepada Diskominfo menjadi terhutang dan harus di bayarkan pada anggaran 2020 mendatang," ungkap Mozes yang di amini oleh seluruh wartawan media online.

Sementara itu Kadis Kominfo Lamteng Imam Santosa mengatakan bahwa alangkah lebih baiknya yang menjawab semua permasalahan yang ada Diskominfo Lampung Tengah tersebut adalah Kadis Kominfo sebelum dirinya (Sarjito-red) karena pokok permasalahan tersebut yang mengetahui persis dan bendhahara almarhum Wajid.

"Sebenarnya saya sangat prihatin dengan masalah yang menimpa temen-temen media online, tadi saya sudah lapor ke bapak bupati terkait hearing dengan DPRD ini dan pak bupati pesan jawablah yang bapak ketahui jika tidak mengetahui tidak usah di jawab," ujar Imam.  (Mis)