Home Lampung Tengah Pariwara

DPC FPI Terbanggi Besar Ajak Masyarakat Tetap Sholat Jum'at

110
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Dewan Tanfidzi DPC FPI Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng), mengajak sekaligus menghimbau kepada masyarakat, untuk tetap melaksanakan sholat Jum'at seperti biasa. 

Ajakan ini dibuktikan dengan aksi nyata, berupa penyemprotan cairan Desinfektan pada tiga masjid, yang digunakan untuk sholat Jum'at, yaitu Masjid Al-Hilal Kelurahan Bandarajaya Timur, Masjid Al-Mubarok dan Al-Hadisa Sofyan yang ada di Kampung Indra Putra Subing, Jum'at (10/4/2020). 

Dikatakan Ketua Pengurus Masjid Al-Hilal, H. Ahmad Sofyan, sejak mewabahnya Virus Corona Desease (Covid-19) beberapa pekan lalu, khususnya Masjid Al-Hilal Kelurahan Bandarjaya Timur, telah menutup masjid sejak dua pekan lalu, sehingga praktis tidak ada sholat lima waktu berjamaah dan sholat Jum'at. 

"Ya kegiatan sholat berjamaah dan sholat Jum'at, sempat kami hentikan selama sekitar dua minggu. Karena kami khawatir dengan mewabahnya virus Corona. Sebenarnya pernyataan resmi dari pemerintah daerah dan MUI Lamteng, belum ada instruksi untuk menutup masjid, tapi kami khawatir aja," katanya. 

Atas saran dari para Pengurus Pengajian Deen Assalam dan pertimbangan lainnya, seperti menggulung karpet, menyediakan tempat cuci tangan, dan shower Desinfektan, akhirnya pengurus masjid membuka kembali pintu masjid, untuk melaksanakan sholat berjamaah dan sholat Jum'at seperti biasa. 

Penyemprotan Desinfektan yang dilaksanakan oleh beberapa Laskar Pembela Islam (LPI), dipimpin langsung Ketua DPC FPI Terbanggi Besar, Gunawan, bersama Bendaharanya, Ust. Jhoni, yang dimulai sekitar pukul 07.00 wib., yang dilakukan secara maraton pada ketiga masjid tersebut. 

Seperti dikatakan Ust. Jhoni, sebenarnya rasa khawatir memang perlu, namun jangan sampai berlebihan, karena sampai saat ini khususnya di Provinsi masih dinyatakan aman (belum zona merah) Covid-19. 

Kegiatan sholat berjamaah dan sholat Jum'at masih bisa dilaksanakan, namun dengan mengikuti protokol standar operasional prosedur (SOP) dari pemerintah, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. 

"Ya, kita memang perlu khawatir dan antisipasi, namun jangan ada ketakutan yang berlebihan. Masjid tetap dibuka seperti biasa, tapi pengurus perlu antisipasi, seperti menggulung karpet, menyiapkan cuci tangan, atau beberapa hal penting lainnya," harap Ust. Jhoni.   (Gun)