Home Lampung Tengah Pariwara

Dukungan Masyarakat Kepada Loekman Terus Mengalir

643
0
SHARE
Hi. Loekman Djoyosoemarto (Foto dok : Rls/Handalnews.id)

Handalnews.id, Lampung Tengah - Meski proses demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, baru akan digelar sekitar akhir tahun 2020 mendatang, namun fenomena dukung mendukung kepada sang calon sudah mulai menggeliat.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Bupati Loekman Djoyosoemarto, yang saat ini sedang menjabat bupati setempat, terus mendapatkan dukungan dari masyarakat, agar dia maju pada pemilu mendatang, untuk yang kedua kalinya.

Tak dapat dipungkiri, sosok Loekman sang petahana, memang cukup diperhitungkan dalam meraup dukungan masyarakat. Sehingga wajar, bila banyak kalangan yang memperkirakan, figur Loekman akan kembali menang pada kontestasi 2020 mendatang.

Masyarakat masih berharap, semua program kerja Bupati Loekman saat ini, dapat terus diwujudkan pada masa jabatannya lima tahun kedepan, yaitu periode 2021-2026 mendatang. Karena program kerja yang telah dicanangkan, tentu hanya dapat diwujudkan oleh si pembuat program tersebut.

Selain dukungan dari masyarakat, dari sejumlah tokoh juga menjadi tolak ukur kepemimpinan Loekman. Karena keberadaan masyarakat tidak terlepas dari adanya para tokoh, mulai dari tokoh agama, masyarakat, adat, pemuda, wanita dan yang lainnya.

Demikian halnya dengan perangkat aparatur pemerintahan daerah, dukungan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga menjadi hal yang tidak dapat ditinggalkan. Sebagai salah satu bukti dukungan Kepala OPD, karena adanya hubungan baik antara atasan dengan bawahan.

Kabupaten Lampung Tengah adalah salah satu daerah yang heterogen, mulai dari sisi agama, asal usul (etnis), seni, budaya dan adat istiadat. Untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan menjunjung tinggi nilai adat, dan budaya masyarakat berdasarkan Pancasila.

Kabupaten Lampung Tengah memiliki penduduk multi etnis, tersebar di 28 kecamatan, 10 kelurahan, 297 kampung/desa, dengan jumlah penduduk sekitar 1.483.935 jiwa, sedangkan luas wilayah sekitar 4.789,82 Km2.

Berbagai pemikiran berdasarkan serapan suara dari masyarakat, soal sistem pemerintahan efektif, kini memiliki saluran perjuangan nyata, mulai dari soal pemekaran wilayah, daerah otonom, yang menjadi tujuan utama Loekman Djosoemarto, ia terus berupaya meningkatkan perkembangan prekonomian masyarakat. (Tim)