Home Tanggamus Hukum

E-KTP Lahan Basah Pungli Pekon Srikaton

713
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Tanggamus - Pungutan liar atau Pungli mewarnai distribusi Kartu Tanda Pengenal dan  Kartu Keluarga diduga dijadikan Memperkaya  diri oleh Oknum PekonSrikaton. Kecamatan Semaka. Kabupaten Tanggamus. Sebesar lima puluh ribu hingga seratus ribu per orang.

"Adanya pungutan itu, masyarakat Pekon Srikaton Merasa diberatkan. Dikarnakan mayoritas penghasilan mereka sehari hari Serabutan," ucapnya.

"Bagi mereka mengeluarkan uang sebesar Rp 50 hingga Rp 100  ribu, Cukup lah besar," cetusnya kepada wartawan koran ini waktu lalu.

Dari hasil pemantauan koran ini di lapangan, hal itu Memang sudah jadi rahasia umum, kepentingan Masyarakat dalam pembuatan KTP justru dijadikan pemanfaatan oleh oknum oknum Aparat Pekon Srikaton guna dijadikan memperkaya diri. Diduga hal itu dibuat seolah aji mumpung oleh oknum Perangkat Desa.

Adanya laporan Pungli tersebut, Wartawan koran ini melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Desa mengatakan dana tersebut untuk Administrasi.

Padahal. Sesuai yang di katakan Mendagri Gamawan Fauzi. saat rapat paripurna di DPRRI, pada hari Selasa tanggal 26/11/2013. Pembuatan KTP hingga kartu keluarga. Semuanya geratis Ucapnya.

Artinya apa yang di lakukan oleh oknum aparat Pekon Srikaton kepada Masyarakatnya sudah menyalahi Ketentuan yang ada. 
Untuk itu. Bila penegakan hukum yang ada di kabupaten tanggamus benar benar runcing ke atas. Siapapun orangnya Harus di hukum sesuai dengan undang undang yang ada.

Disisilain, Salah satu Oknum Kepala Sekolah SMPN 1 Semaka Budiono terungkapnya dugaan pungli yang dilakukan oleh Oknum Pekon Srikaton Bak seolah kebakaran jenggot. Lantaran pengakuan dari PJ pekon dan carik mengatakan kepadanya bahwa pungli KTP akan di korankan.
Mengetahui hal itu Budiono selaku Kepsek tersebut diduga naik pitam. Dan mengancam wartawan koran ini. Akan melaporkan kepada polsek bila hal itu mau di publikasikan.

Bahkan Budiono menuduh wartawan koran melakukan Penyuapan kepada warga. Agar warga melaporkan perbuatan jahat yang di lakukan oknum Aparat Pekon setempat kepada wartawan koran ini.

Munculnya keanehan yang di tunjukkan oleh Budiono kepada wartawan. Kuat dugaan Budiono Terlibat dalam Aksi Pungli tersebut.

Hal ini akan terus di ungkap pada edisi mendatang dan akan diminta keterangan dari beberapa dinas yang membidangi hal ini. Jangan-jangan dibalik kasak kusuk Pungli ini diduga ada tangan kuat dibelakangnya di balik semua polemik ini. (Red)