Home Tanggamus Hukum

Edisi I : Ngejuk Pandai Bupati Tanggamus

375
0
SHARE
Foto: Ilustrasi

Anggaran Paket Penyedia Badan Pengembangan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan tahun 2020 Diduga Dikorupsi HENDRA WIJAYA MEGA, ST, MT. MM.

 
HandalNews.id, TANGGAMUS - Memberitahu (Ngejuk Pandai) kepada Hj. DEWI HANDAJANI, SE., MM. selaku Kepala Daerah Kabupaten Tanggamus bahwa terdapat masalah dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 senilai Rp. 8.5 Miliar. Untuk pembiayaan 99 paket penyedia milik Badan Pengembangan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan
Kabupaten tersebut. 
 
Menurut pengakuan narasumber, yang ditemui Handal Lampung. 25 Maret 2021. menjelaskan, terdapat masalah korupsi APBD di Badan Terkait. masalah KKN terjadi di Tahun 2020,saat itu pihak Bapan Pengembangan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan 
(BPPDP) mendapatkan kucuran APBD senilai Rp. 8.553.000.000,-.untuk realisasi 99 paket penyedia. dalam kenyataanya, oknum koruptor yang bersembunyi di BPPDP, meminta fee-proyek dari setiap kegiatan yang didapat pihak rekanan",tegasnya. 
 
Lanjut sumber, adanya Fee-proyek tersebut berdampak buruk terhadap hasil akhir dari 99 paket kegiatan penyedia yang dilaksanakan oleh pihak rekanan. Ke-99 paket.
 
Kegiyatan yang menjadi lahan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Seperti kegiyatan :
- Pengadaan Alat Pendingin Ruang AC 3 unit Rp. 21.553.800.
- Pengadaan Laptop 3 unit Rp. 45.000.000.
- Belanja Jasa Publikasi Kegiatan Perencanaan Pembangunan Melalui Media Cetak Harian
Rp. 50.000.000.
- Belanja Jasa Publikasi Kegiatan Perencanaan Pembangunan Melalui Media Cetak Mingguan Bulanan Rp. 60.000.000.
- Belanja Jasa Dekorasi Ruangan Pada Musrenbang Tingkat Kabupaten Tahun
Rp.202025.000.000.
- Belanja Pakaian Seragam Musrenbang Tingkat Kabupaten Tahun 2020 
Rp. 125.000.000.
- Biaya Penyusunan Peta Aset Bangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus 
Rp.261.750.000.
- Biaya Penyusunan Peta Potensi Desa Se-Kabupaten Tanggamus Rp. 244.050.000.
- Kajian Perencanaan Potensi Pengembangan Desa Wisata Kabupaten Tanggamus
Rp. 181.450.000.
- Kajian Potensi Pengembangan Desa Agro Industri Kabupaten Tanggamus
Rp.151.450.000.
- Penyusunan Roadmap Pengelolaan Produk Komoditas Unggulan Kabupaten Tanggamus Rp.148.327.000.
- Kajian Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanggamus
Rp.93.254.500.
- Peningkatan dan Pengembangan Situs (BCB) Batu Bedil Rp. 107.880.000.
- Pemetaan Bawah Air di Taman Wisata Air Terjun Way Lala'an Sebagai Pendukung Wisata Rekontruksi Buatan Rp. 162.444.250
- Kajian Evaluasi Penanganan Kawasan Kumuh Kabupaten Tanggamus Rp. 189.493.500.
- Review Kawasan Agropolitan Kabupaten Tanggamus Rp.439.000.000.
- Review Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Rp. 442.700.000. Dari kegiyatan yang dimaksut diatas, masih banyak lagi kegiyatan yang menjadi lahan Para Oknum Koruptor yang bersarang di Badan Pengembangan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (BPPDP), Kabupaten Tanggamus, namun akan dibeberkan secara Gamlang pada edisi mendatang.
 
Bahkan tidak sampai Disitu adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), yang dilakukan Oknum-oknum di badan tersebut, seperti pemotongan atau pemungutan setiap pencarian Oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dengan besaran 10 hingga 20 persen per- Dinas.
Mau tau. Baca Edisi Mendatang. (Red)