Home Lampung Tengah Sosial

FPI Lamteng Semprot Wihara dan Gereja

898
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Sebagai organisasi yang dikenal Radikal (Rajin, Terdidik dan Berakal), Front Pembela Islam (FPI) menyatakan perang, terhadap penyebaran Corona Virus Desease (COVID-19), dengan menyerbu Wihara, Gereja, masjid musholla dan fasilitas lainnya.

Pernyataan perang terhadap wabah Corona, Dewan Tanfidzi DPC FPI Terbanggibesar bersama Tanfidzi DPC FPI Bumiratu Nuban, Lampung Tengah (Lamteng), dibantu beberapa personil Badan Anti Teror (BAT) dan Lasykar Pembela Islam (LPI) FPI, melakukan penyemprotan Desinfektan, Selasa (31/3) lalu.


Dikatakan Ketua DPC FPI Terbanggibesar, Gunawan, yang jadi sasaran prioritas penyemprotan kemarin, diutamakan pada tempat Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Khusus (Fasus), atau lokasi yang jadi tempat berkumpulnya banyak orang. 

"Ya, yang jadi prioritas utama penyemprotan ini adalah tempat atau lokasi, yang jadi tempat berkumpulnya banyak orang," ujarnya. 

Penyemprotan yang berlangsung mulai pukul 08.30 - 17.00 wib. dimulai dari Kampung Bulusari, Bumiratu, Wates dan sujadi, Kecamatan Bumiratu Nuban, berhasil menyisir sebanyak 9 masjid dan musholla, 1 Pondok Pesantren (Ponpes), 1 sekolah TK, 1 wihara, 1 gereja, pasar dan beberapa toko. 

Ditambahkan Gunawan, sasaran penyemprotan tidak hanya difokuskan pada tempat ibadah umat muslim saja, tetapi milik agama lain juga dilakukan penyemprotan. Setelah mendapatkan izin dari pengelola wihara dan gereja, yang ada di Kampung Wates, relawan FPI menyerbu ke lokasi tersebut. 

Setelah usai dilakukan penyemprotan, masing-masing pengurus wihara dan gereja, menyampaikan ucapan terima kasih kepada FPI, yang telah melakukan penyemprotan Desinfektan. Mereka berharap aksi sosial tersebut dapat berkelanjutan, juga jadi sebab terjalinnya hubungan kebaikan.  

Turut dalam aksi penyemprotan itu, Ketua DPC FPI Bumiratu Nuban, Ust. Nurhadi, bersama seluruh anggota tanfidzinya, juga mendapat apresiasi dari para pengurus (ta'mir) masjid, musholla, pengurus Ponpes dan tempat-tempat yang dilakukan penyemprotan. (Gun)