Home Way Kanan Pariwara

Gajah Tera: Hak Masyarakat Ke DPRD Menyampaikan Inspirasi

381
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Way Kanan - Sebelum diputuskan warga yang berhak menerima penyaluran dana bantuan langsung (BLT), telah dimusyawarahkan dahulu, tidak terkecuali bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sosial, namun rupanya warga tidak sabar, makanya mereka datang ke DPRD.

Demikian dijelaskan oleh PJ. kepala Kampung Negeri Baru Gajah Tera, saat dihubungi di kediamannya, Jum'at (29/5/2020).

Ditambahkan Gajah Tera, sebelum warga ke DPRD, sebelumnya telah dilaksanakan musyawarah di rumah salah seorang Warga yakni Sebangun, namun kenyataannya mereka tetap ke DPRD untuk menyampaikan aspirasinya.

"Kita tidak bisa melarang masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya ke DPRD, untuk menyampaikan rasa keadilan mereka," kata Gajah 

Sebelumnya jajaran Aparatur Kampung Negeri Baru, telah membahas dua hal yang berkaitan dengan pemerataan, yakni pertama pemerataan terhadap masyarakat miskin, dan yang kedua pemerataan masyarakat golongan menengah.

"Inilah data awal yang kita, pakai untuk anggaran dana desa yang berjumlah satu milyar dua puluh juta, yang wajid untuk BLT 30%,  setelah di kaji terdapat  172 KK, yang layak untuk mendapatkan BLT DD, dan usulan dari para aparatur kampung sebanyak 700 kk, maka penyeleksian yang ketat dilakukan, dan bagi warga yang belum menerima diusulkan  pada bantuan dari pusat atau daerah," jelas Gajah.

Untuk diketahui, masih kata Gajah Tera, aparatur kampung Negeri Baru saat ini telah mengusulkan sebanyak 240 KK, untuk menerima bantuan daerah, tidak terkecuali warga yang ikut ke DPRD kemarin.

"Bukannya kampung tidak mengapresiasi keinginan warganya, kalau ke  DPRD dan menyampaikan aspirasinya, tidak ada yang boleh melarang, semoga ke depan tidak terjadi miskomunikasi kembali," tegas Gajah Tera.

"Kalau nanti kami di undang oleh pihak DPRD akan kami jelaskan secara rinci dan detail tahapan tahapan penyaluran bansos dan kewenangan kami sebagai kepala kampung," ucapnya.  (Yandi)