Home Lampung Tengah Pemerintahan Daerah

Horeee..!! Akhirnya Jembatan Dusun Sidowayah Diresmikan Bupati Loekman

195
0
SHARE
Foto dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Kegembiraan masyarakat Kampung Simpangagung, Kecamatan Seputihagung, sontak pecah dengan suara riuh dan tepuk tangan. Sebagai bentuk rasa syukur, atas telah dibangunnya infrastruktur jembatan penghubung, antar kampung dan kecamatan, yang telah juga diresmikan.

Jembatan ini terletak di Dusun IV Sidowayah, rampung dibangun dan dilebarkan. Peresmian jembatan itu dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto, Sabtu (28/09/2019) malam.

Menurut cerita warga sekitar, jembatan itu sudah lama didambakan keberadaannya. Pasalnya, akses ini merupakan sarana distribusi hasil pertanian, yang menjadi mayoritas usaha penduduk setempat. Pun menjadi akses penghubung dua kecamatan, yakni Kecamatan Seputihagung dengan Gunungsugih.

Drs. Mardiono, tokoh masyarakat setempat mengatakan, sebelumnya banyak calon bupati ataupun calon anggota legislatif, yang berjanji akan membangun jembatan itu jika menang kontestasi. Ternyata hanya janji kosong, harapan itu hanya isapan jempol warga.

"Kami warga disini menghaturkan terimakasih kepada Bapak Bupati. Berkat program gotongroyong yang bapak gelorakan, jembatan ini telah berhasil dibangun," ucapnya.

Senada, Camat Seputihagung Candra Sukma menuturkan, realisasi pembangunan pelebaran badan jembatan di dusun tersebut, merupakan perwujudan kebersamaan melalui implementasi program gotongroyong.

"Warga di Seputihagung ini yakin, dengan program kerja gotongroyong yang digemakan pak bupati, daerah ini akan semakin cepat berkembang. Pak Bupati Loekman memang tidak suka berjanji, tapi langsung memberikan bukti," jelas Candra.

Terpisah, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menungkapkan, program gotongroyong adalah cara untuk merealisasikan pembangunan, tanpa harus bergantung pada anggaran dari pemerintah daerah.

"Saya maklum, bila warga terharu. Sebab, jembatan ini merupakan akses penting bagi warga disini, yang mayoritas merupakan petani," jelasnya.

Dengan dilebarkannya badan jembatan di dusun setempat, diharapkan fasilitas umum tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan mampu menjadi sarana penunjang peningkatan perekonomian warga.

"Alhamdulilah, dengan dilebarkannya badan jembatan ini, semuanya jadi mudah dan cepat. Dan tidak ada lagi cerita pilu soal jatuhnya korban. Meski demikian, dengan baiknya kondisi infrastruktur ini, warga juga harus saling menjaga kondisi keamanan kampung. Jangan pernah berhenti untuk bergotongroyong," harap Loekman. (Gun)