Home Way Kanan Pemerintahan Daerah

HUT ke-21 Way Kanan

137
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Way Kanan - Merebaknya wabah virus corona (covid-19) disikapi ?dengan bijak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan, Provinsi Lampung.

Selain berencana tak menggelar perayaan HUT ke-21, Pemkab Way Kanan juga sudha menyiapkan dana sebesar Rp 1 miliar guna pencegahan wabah virus tersebut. Yang di sampaikan oleh Sekertaris Daerah SAIPUL, S.SOS., M.IP.
dari informasi yang beredar, seluruh kegiatan yang biasanya rutin dilakukan dalam rangka perayaan HUT ke-21 Way Kanan kini ditiadakan akibat dampak virus corona. Pawai budaya, hingga acara pesta rakyat seperti Pameran, dan Pasar Malam Bakal Ditiadakan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul membenarkan terkait rencana meniadakan beragam kegiatan dalam rangka perayaan HUT ke-21 tersebut.

“Terkait dengan kegiatan HUT Way Kanan, karena ini ada kondisi darurat pandemi Corona, ini bukan hanya daerah dan nasional saja bahkan secara global, kita melihat imbauan dari Pusat dan Provinsi Lampung Tegasnya.


Saipul Menambahkan " Pemkab Way Kanan menindaklanjuti bahwa salah satunya menghindari terjadinya kerumunan massa atau kehadiran orang banyak,”, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/2/2020).

Apabila kita laksanakan (perayaan) HUT Way Kanan itu, seperti dalam bentuk lomba-lomba, pengajian, maupun pasar malam, artinya kita tidak mendukung Himbauan tersebut. Tegasnya.

Lanjut Saipul selaku Sekertaris Daerah mengatakan bahwa rencana menggelar istigasah yang bakal mengundang ustaz Das’ad Latif masih ditunda. Seharusnya Kabupaten Waykanan tahun 2020 “Terkait istigasah yang akan mengundang ustadz kondang Das’ad Latif namun kamimasih menunda. Sifatnya bisa dilakukan dengan melihat keadaan, bisa di atas bulan Mei. Tapi ini semua belum ada yang pasti,” kata dia.

Lebih jauh Sekda Mengatakan. Pemkab Way Kanan juga telah menyiapkan dana tak terduga sebesar Rp 1 miliar yang akan digunakan dalam upaya pencegahan wabah covid-19.
“Untuk Wabah virus Corona ini, kita pemerintah daerah punya dana tak terduga sebesar
Rp 1 Miliar. Nanti akan kita sisihkan untuk melakukan pengadaan alat-alat pendukung medis dalam rangka upaya mencegah wabah ini agar tidak terjadi dan menyebar ke daerah kita,” pungkasnya. (Red)