Home Lampung Tengah Pendidikan

Infrasturktur SMPN Satu Atap 2 Pubian Rusak Parah, Disdik Jangan Tutup Mata

263
0
SHARE
Foto: dok handalnews.id

Handalnews.id, Pubian - Gedung kelas milik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Satu Atap 2 Pubian, Kabupaten Lampung Tengah Rusak parah, selain sudah tidak layak di gunakan juga sangat membahayakan siswa. Dinas Pendidikan Kabupaten setempat jangan tutup mata. 


Dari hasil penelusuran awak media ini dilapangan, menemukan banyak kerusakan sarana dan prasarana penunjang pendidikan di SMPN satu atap 2 Pubian, seperti atap yang bocor, Kayu penyangga genteng yang lapuk, plapon yang jebol, krangka plapon yang menggantung seperti ingin jatuh, meubeler, lantai, kusen jendela - pintu yang rusak parah. 


Selain itu, terlihat juga tempat mandi cuci kakus (MCK) yang sudah tidak layak lagi alias tidak bisa digunakan lagi. 

Menyikapi hal tersebut, Abdul Latif S.Pd., selaku kepala sekolah ketika ditemui di kantornya pekan lalu mengatakan, sekolah SMPN Satu Atap 2 Pubian memang sudah sangat memprihatinkan. Sudah hampir 20 kali mengajukan ke pada Dinas Pendidikan setempat tetapi tidak ada realisasinya. 


"Kami sudah hampir 20 kali mengajukan ke Dinas Pendidikan namun hingga hari ini blom ada bantuan yang masuk untuk perbaikan gedung - gedung itu," ungkapnya. 


Meskipun begitu, dirinya tidak akan pernah menyerah dan akan terus berupaya agar gedung gedung kelas tersebut dapat diperbaiki. 


"Saya akan terus memohon kepada pihak pemerintah melalu Dinas Pendidikan agar memberikan bantuan ke sekolah ini," ujarnya. 

Dirinya juga menjelaskan jika terdapat gedung kelas yang sudah di bongkar bagian atapnya, tetapi Karna tidak ada suntikan dana jadi dibiarkan saja blom di perbaiki. 

"Kami mau bagaimana lagi, ini lah keadaanya," katanya.

Dilain sisi, Pak Romli, selaku masyarakat setempat sekaligus wali murid, ketika di wawancarai mengatakan, sangat kuatir jika anaknya belajar dalam kelas - kelas yang sudah rusak parah tersebut, dikhawatirkan dapat roboh dan menimpa anak - anak di bawahnya. 

Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten setempat jangan tutup mata melihat kenyataan yang ada di sekolah tersebut. 

"Sekolah ini harus segera mendapatkan perbaikan," ungkapnya . (Iskandar, H.N)