Home Tanggamus Hukum

Inspektorat Tanggamus Tutup Mata Anggaran DD 2019 Pekon Sudimoro Kabupaten Tanggamus Rp 858 juta Dikorupsi Sukiban

312
0
SHARE
Ilustrasi

Tanggamus (handal)---- Kasus Dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme ( KKN ) Dana Desa di Kabupaten Tanggamus Propinsi Lampung, semakin subur dan nyata dilapangan, namun anehnya Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah ( APIP ) hanya berdiam diri, tidak memiliki fungsi pengawasan anggaran negara Ratusan juta rupiah Program Orang Nomor Satu Di Negri Ini untuk membantu mensejahtrakan masyarakat di Desa/Pekon, guna mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.
Alhasil, Inspektorat, Kepolisian dan Kejaksaan diduga Adanya kong kalikong, hal itu di buktikan melalui pemberitaan dan Laporan adanya dugaan Korupsi yang di lakukan Kepala Pekon Sudimoro, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Pada tahun anggaran 2019 silam.
Dimana Kegiyatan yang dikerjakan oleh Aparat Pekon Sudimoro, seperti Kegiyatan Belanja
 - Rehabilitasi/Peningkatan Taman/Taman Bermain Anak Milik Desa Rp. 94 juta. Diduga anggaran tersebut Fiktip. Saat di Konfirmasi oleh wartawan Koran ini, Sukiban mengatakan anggaran itu di alihkan untuk pembelian Lahan Paud Ucapnya. Namun dari hasil cek dilapangan, Lahan Paud tersebut Masih Numpang, Ujar Warga Sekitar.

Tidak sampai disitu saja dugaan Penyelewengan Bantuan Dana Desa yang di lakukan Sukiban, seperti halnya Kegiyatan Pembuatan Balai Rakyat yang menghabiska Anggaran Rp 430 juta, yang berukuran Panjang Kali Lebar 21 x 17 M. Yang sampai Saat ini  Belum Selesai, akibat hal itu, bangunan Tersebut jadi Sarang Tikus. Lantaran pembangunan tersebut masih Kurang sekitar Rp 700 juta lagi, untuk pembangunan Balai Rakyat, ucap Sukiban kepada wartawan Koran ini.

Padahal keinginan bagi kita semua bangsa Indonesia untuk memiliki pemerintahan yang terbebas dari praktik korupsi, namun itu semua terasa hanya sebuah angan-angan saja melihat maraknya praktik korupsi yang terjadi di Kabupaten Tanggamus.
Hal ini akan terus di ungkap edisi mendatang
(Red)