Home Tulang Bawang Hukum

Ir. Anthoni selaku Sekda, Diduga Bodohi Bupati Winarti

441
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Tuba - Sederet realisasi anggaran Kegiatan di Sekretariat Kabupaten Tulang Bawang pada anggaran  APBD/APBDP, khususnya ditahun 2019 pihak sekretariat merealisasikan 393 paket dengan menelan anggaran Rp60.361 miliar, diduga Dari banyaknya Kegiatan tersebut terindikasi Korupsi Berjamaah yang di lakukan oleh Kepala Bagian di ruang lingkup Sekretariat Kabupaten Tulang Bawang.

Namun hal itu tidak Mungkin Terjadi bila tidak adanya Konspirasi kepada Kepala Pemerintahan Tertinggi (SEKDA) yang di duga dalang di Balik Kasak kusuk indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di sana.

Modus yang dilakukan oleh Oknum-oknum Koruptif disana. mereka sering kali memakai Pihak ke tiga untuk melancarkan aksinya  dengan memberikan imbalan yang di iming-imingi mendapat proyek di daerahnya. Caranya, persyaratan tender diatur agar hanya bisa dimenangi perusahaan milik pengusaha itu.

Permainan Mafia Proyek diatur melibatkan banyak pihak. oknum Pokja Unit Layanan Pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan rekanan setempat. 

Karena itu, pihak Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Provinsi Lampung diminta segera melakukan tindakan pemberantasan Mafia Anggaran yang diduga Ir. Anthoni, M.M. selaku SEKDA terlibat didalamnya.

Diketahui, kejanggalan pada APBD 2019 dari 393 Paket pengadaan barang dan jasa yang menelan anggaran Rp60.361 miliar dengan rincian: 334 paket penyedia dengan jumlah pagu Rp24.909 miliar dan 59 paket kegiatan swakelola Rp35.451 miliar, terkesan banyak ditemukan duplikasi program disejumlah paket pengadaan dan kegiatan Setdakab, seperti Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran dan Belanja Kegiyatan Pelayanan Administrasi Perkantoran, dengan Dua Aitem tersebut yang menelan anggaran senilai Rp 20.828.851.575.
Yang meliputi Pembeliyan ATK, Belanja Belangko, Materai dan Benda Pos Lainnya.

Hingga Pemberitaan ini dilansir. Pihak sekretariat Sekdakab Kabupaten Tulang Bawang, belum dapat di Konfirmasi terkait atas adanya dugaan Korupsi yang diduga Melibatkan Anthoni selaku Sekda Setempat belum dapat  di mintai Tanggapan, beberapa Kali awak media ini menghubungi melalui via ponselnya, tidak ada jawaban.

Hal ini akan di ungkap secara mendalam pada edisi Mendatang. (Red)