Home Lampung Tengah Pendidikan

Ishak : Kami Akan Tekankan Siswa Dirikan Sholat

256
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Ketua Komite SMKN 2 Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng), Kapten Lek. Ishak Juarsyah, S.Sos., MM. ingin secepatnya proses pembangunan masjid, yang berada di dalam lingkungan sekolah ini segera selesai. 

Rencananya, bila pembangunan rumah ibadah berlantai tiga ini selesai tepat waktu, dirinya dapat segera mewujudkan niatnya, untuk membentuk siswa berkarakter dan berakhlak islami. Yaitu dengan menekankan seluruh siswa-siswi muslim, untuk melaksanakan sholat Dhuha, Dzuhur dan Asyar secara berjamaah.  

"Saya ingin masjid itu segera selesai, dengan daya tampung masjid, yang memuat sekitar 1.500 orang, saya akan membiasakan seluruh siswa-siswi muslim untuk sholat dhuha, dzhur dan asyar secara berjamaah dengan tepat waktu," harapnya, Rabu (15/1/2020). 

Menurutnya, untuk menanamkan disiplin kepada siswa, salah satunya dengan membiasakan melaksanakan sholat tepat waktu. Selain itu, pendidikan akhlak dan budi pekerti, yang berbasiskan keislaman juga akan tertanam dengan sendirinya, dan kebiasaan di sekolah, diharapkan dapat diterapkan saat siswa berada di rumah. 

Selain menekankan pelaksanaan sholat berjamaah, para siswa-siswi di sekolah ini juga telah terbiasa dengan hafalan surat-surat pendek Alquran, yang berlangsung setiap hari. Pantauan di lapangan, ada puluhan siswa duduk melingkar, dengan memegang mushaf Alquran, mereka terlihat khusu' melantunkan ayat-ayat Alquran yang dihafal. 

"Kalau hafalan surat-surat pendek, sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Kami akan biasakan mereka (siswa-red), untuk menjadi petugas dalam beribadah, seperti imam sholat, muadzin, memimpin do'a dan yang lainnya. Tujuannya, untuk melatih mental dan menanamkan karakter seorang pemimpin dalam masyarakat," jelas Ishak. 

Jadi sebenarnya, imbuh Ishak lagi, pembangunan masjid yang besar dengan tiga lantai, bukan tanpa alasan. Dirinya berharap, dari masjid ini akan terlahir generasi islami, yang faham dan mengerti tentang Islam sesungguhnya. Dengan begitu, siswa dapat melindungi diri dari serangan faham yang menyimpang. (Gun)