Home Tulang Bawang Hukum

Jalan Rp23 Miliar Amburadul

220
0
SHARE
Foto: dok HandalNews.id

Periksa Rekanan dan Pihak Dinas PUPR Tubaba 
 
HandalNews.id, PANARAGAN – Realisasi kegiatan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2021 terindikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Meski baru seumur jagung dan tahun berjalan, pekerjaan dilaksanakan serampangan dan tanpa pengawasan. 
 
Kegiatan yang mendapat sorotan adalah rekontruksi peningkatan kapasitas struktur jalan dari Tugu Rejo hingga Tugu Panaragan yang dilaksanakan oleh PT Mayang Sari Prima dengan menghabiskan anggaran hingga Rp23. 579. 609.000. 
 
Dari hasil pengamatan dilapangan, kegiatan yang sangat fantastis itu terindikasi pengurangan volume ketebalan hingga kedalaman galian.
 
Padahal dalam pelaksanaan pekerjaan, rekanan pelaksana harus mematuhi aturan dan memenuhi persyaratan-persyaratan seperti, timbunan yang diklasifikasikan sebagai timbunan biasa harus terdiri dari tanah yang disetujui oleh pengawas yang memenuhi syarat untuk digunakan dalam pekerjaan permanen.
 
Kemudian, bahan yang dipilih tidak termasuk tanah yang plastisitasnya tinggi diklasifikasi sebagai A-7-6 dari persyaratan AASHTO M 145 atau sebagai CH dalam sistim klasifikasi “Unified atau Casagrande”. Sebagai tambahan, urugan ini harus memiliki CBR yang tak kurang dari 6 %, bila diuji dengan AASHTO T 193. 
 
Tanah yang pengembangannya tinggi yang memiliki nilai aktif lebih besar dari 1,25 bila diuji dengan AASHTO T 258, tidak boleh digunakan sebagai bahan timbunan. Nilai aktif diukur sebagai perbandingan antara Indeks Plastisitas (PI) – (AASHTO T 90) dan presentase ukuran lempung (AASHTO T 88).
 
Terkait dengan indikasi tersebut, sejumlah elemen masyarakat meminta pihak penegak hukum agar segera melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Mayang Sari Prima yang kuat dugaan telah berkolusi dengan pihak Dinas PUPR Tubaba. (Red)