Home Pesawaran Hukum

Kades Mada Jaya: Saya merasa Di Fitnah

907
0
SHARE
Kades Mada Jaya Sutrisna saat diwawancarai di depan Mapolres Pesawaran

Handalnews.id, Pesawaran - Kades Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran, Sutrisna, merasa dirinya difitnah atas laporan dugaan penganiayaan yang dituduhkan kepadanya terhadap empat orang anak, HCM Bin Adi Purnawan, MN Bin Saripudin, RMTH Bin HSN, serta AlF Bin Samidi beberapa waktu lalu.
 
"Saya merasa di fitnah dan dizholimi, karena apa yang mereka tuduhkan terhadap saya tidak benar sama sekali, dan yang lebih  kejam lagi mereka yang membuat surat pernyataan perdamaian mereka pula yang tidak mengakui karena merasa ditekan," ungkap Sutrina, sesaat setelah dimintai keterangan oleh Polres Pesawaran, Kamis (15/8).
 
Padahal, Nana melanjutkan dalam surat perjanjian perdamaian tersebut dibuat dan dirangkai oleh salah satu keluarga dari keempat anak tersebut. 
 
 
"Padahal Candra yang notebene paman HCM sendiri yang membuat surat itu kenapa dia tidak mengakui, ini sudah jelas fitnah, begitu juga Adi Purnawan orang tua dari HCM, juga tidak mengakui padahal dia sendiri yang merangkai kalimat surat perdamaian dan ikut menandatangani," terangnya.
 
Nana juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Tim Pengacaranya serta berinisiatif untuk melaporkan balik terkait dengan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh anak-anak tersebut kepada anaknya, serta akan melaporkan Candra paman dari HCM dan Adi Purnawan kepada Polres Pesawaran.
 
"Kemungkinan besar nanti saya akan melaporkan mereka karena saya merasa sudah terzolimi dan nama baik saya dirusak oleh mereka," pungkasnya.
 
Sementara itu Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pesawaran Ipda Hendra Sapuan membenarkan jika Kades Mada Jaya sudah dimintai keterangan.
 
"Saat ini kami masih sebatas mendengarkan keterangan terlapor, masih kita lihat apakah ini memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti," terangnya.
 
Ketika disinggung mengenai adanya oknum yang kemungkinan menunggangi laporan tersebut, Ipda Hendra Sapuan mengungkapkan dirinya hanya berfokus kepada pengumpulan keterangan dari terlapor.
 
"Kalau masalah itu silakan saja terlapor berpendapat, kami masih mendengarkan keterangan dari terlapor," sebutnya. (Ismail)