Home Pesawaran Hukum

Kades Pekondoh Terancam Dipenjara, Kanit Tipikor : Tunggu Disposisi Kapolres Pesawaran

1842
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Puluhan masyarakat Desa Pekondoh Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, secara resmi melaporkan dugaan penyimpangan dana desa yang dilakukan oleh kepala desa setempat kepada Polres Pesawaran Polda Lampung, dalam laporan tersebut masyarakat mencantumkan 20 poin dugaan penyimpangan dengan total kerugian negara 313 juta rupiah. 


Seperti yang diungkapkan salah seorang masyarakat Desa Pekondoh yang meminta dirahasiakan namanya, Senin (3/2/2020).


"Ya kita laporkan ke Polres, terkait pengelolaan dana desa Tahun anggaran 2019, total ada 20 poin dugaan pelanggaran yang kita cantumkan dilaporan," ungkap seusai memberikan laporan di Mapolres Pesawaran. 

Ia menjelaskan, dari 20 poin tersebut dugaan penyimpangan antara lain adalah dugaan program fiktif dan juga Mark Up anggaran dibeberapa kegiatan pembangunan. 

Diantaranya, pengadaan bibit jeruk sebanyak 1000 batang yang terdapat dalam APBDes dengan nilai anggaran 50 juta rupiah, tetapi tidak diketahui di mana bibit itu berada, setelah itu ada juga pengadaan ambal dan AC untuk masjid yang diduga dimark up oleh kepala desa. 

Selain itu, pengerjaan jembatan gantung yang ada di Dusun Pekondoh Induk juga turut masukkan kedalam laporan dikarenakan ada beberapa dugaan Mark Up dalam proses pengerjaannya. 

"Ya kebanyakan yang fiktif, sama mark up juga, misal bibit jeruk, ambal masjid di APBDes ada 40 rol, ternyata yang sampai dimasyarakat cuma 9, AC juga begitu, di APBDes ada dua ternyata sampai dimasyarakat cuma satu," jelas dia. 

Selain itu, ia juga berharap agar laporan yang diberikan dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat, dirinya juga mengatakan akan memberikan laporan serupa kepada pihak inspektorat Kabupaten Pesawaran. 

Sementara itu, Kanit Tipikor, Ipda David Herlis, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK.,SH, membenarkan terkait laporan yang telah diberikan oleh masyarakat, saat ini dirinya masih menunggu disposisi dari pimpinan Polres. 

"Iya sudah ada yang laporan, sudah kita arahkan juga, yang pasti sekarang kami masih menunggu disposisi dari laporan itu ya, setelah itu baru bisa kami tindaklanjuti," ungkap dia. (Ismail)