Home Tulang Bawang Hukum

Kadis Pendidikan Nasaruddin.,S.H.,M.H Korupsi Telor

193
0
SHARE
Ilustrasi

Tulang Bawang (handal.id)----program Membentuk karakter siswa menjadi orang baik. Sesuai harapan Pemerintah Pusat untuk melahirkan Generasi  Calon-calon Pemikir, Penemu, dan Entrepreneur Hebat di Masa Depan. Akan menjadi sebuah angan-angan saja.

Semenjak Kursi Jabatan dijabat oleh Nasaruddin selaku Kepala dinas Pendidikan Tulang Bawang, berbagai Masalah bermunculan di sektor Pendidikan disana, baik keterbatasan ajar mengajar, dan di Perparah  munculnya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), hal itu menjadi sorotan masyarakat disana.

Seperti di ketahui Pada Tahun 2020, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang di Kucurkan oleh Pemerintah Daerah, dengan Total Pagu, baik APBD dan Kegiyatan Swakelola senilai Rp 45.341.000.000.-
Untuk mendanai kegiyatan Total 313 Paket Penyedia. Dari masing masing Progaram,
- seperti APBD mengucurkan anggaran:
Rp 14.958.000.000,- dengan pengerjaan 181 Paket.
- Swakeloka Rp 14.958.000.000,- dengan pengerjaan 132 Paket.

Dari Besarnya Anggaran dan banyaknya kegiyatan di tambah lagi pemerintah yang saat ini di fokuskan dalam penanganan Covid 19, justru hal itu dijadikan diduga menjadi Kesempatan dalam Kesempitan Untuk oknum oknum Koruptor yang bersarang di Dinas Pendidikan guna memperkaya diri.

Bahkan yang lebih Parah lagi, pemerintah Daerah merealisasikan bantuan Program pemberian Telor Rebus dan susu UHT, adanya dugaan pihak Dinas Pendidikan melakukan Penggelembungan Siswa sebanyak 8,569 siswa.

Kegiyatan yang di duga adanya korupsi seperti kegiyatan Belanja Penyedia Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran yang menghabiskan anggaran senila
Rp 1.379.637.687. Dari besaran anggaran itu, pihak Dinas terkesan melakukan Pemborosan anggaran, karna program yang tergolong masih satu, seperti pengadaan ATK, Matrai, Kebersihan dan pemeliharaan Gedung Kantorpun sudah di anggarkan Masing masing,

Bahkan tidak sampai disitu saja Kepiyawayan para Oknum oknum Korupsi disana meraup bantuan Pemerintah guna memperkaya diri, seperti adanya dugaan Manipulasi Siswa penerima Bantuan pemberiyan Susu UHT dan Telor Rebus pun Tak Luput dari Kerakusan Para oknum koruptor.
Menurut informasi dari salah satu Suber yang namanya enggan di Cantumkan, besaran anggaran dan data jumlah siswa penerima yang di ajukan Pihak Dinas 55.000 siswa, diduga siswa yang ada hanya 46431 siswa.

Bila benar hal itu, berarti pihak dinas Pendidikan Tulang Labang memanipulasi Data  Penerima Bantuan Telor dan susu UHT sebanyak 8,569 Siswa. Dari prnggelembungan Siswa itu saja anggaran yang diduga masuk Kantong Peribadi oknum Dinas Ratusan Juta, lebih terperinci akan di beberkan edisi mendatang.

Adanya dugaan korupsi, koran ini melakukan konfirmasi baik Kedinas Hingga konfirmasi melalui Fia Waat shapp. Nasaruddin.,S.H.,M.H. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang. Tidak memberikan tanggapan.

(Red)