Home Tanggamus Hukum

Kadis PMP Diduga Dalangi Korupsi Kepala Pekon

141
0
SHARE
Fhoto ilustrasi

Handalnews.id, Tanggamus - Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, Daerah mempunyai kewenangan membuat kebijakan-kebijakan tentang desa, terutama dalam memberi pelayanan, peningkatan peranserta, peningkatan prakarsa dan pemberdayaan masyarakat desa yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat.

Namun hal itu justru menjadi lahan korupsi oleh oknum oknum Kades guna memperkaya diri.
Realisasi anggaran Dana Pekon Sudimoro Bangun Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus tahun 2019 diduga jadi ajang Korupsi oleh PJ Amari, selaku Kepala Pekon.

Berdasarkan informasi dari Narasumber, bahwa pembangunan renopasi balai pekon yang anggarkan sebesar Rp 161 juta. Kuat dugaan tidak sesuai dengan ketentuan.

Hal itu diperkuat pengakuan dari masyarakat setempat bahwa pembangunan yang di laksanakan oleh Amari selaku PJ dan aparatur-aparatur Pekon tidak transparan pembangunan balai pekon. Ucap mereka.

Narasumber menambahkan " Pembangunan Renopasi Balai Kemasyarakatan yang semestinya selesai tahun 2019 tersebut sampai saat ini masih belum selesai alias terbengkalai. Katanya.
Saat ingin dikonfirmasi terkait adanya dugaan Korupsi Renopasi Balai Pekon tersebut. Amari tidak ada dikantor. Ucap salah satu Aparatur Pekon.

Seperti di ketahui. Kabupaten Tanggamus pada tahun 2019, Bupati Dewi Handajani melantik Pelaksana Tugas atau Penjabat yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Jonsen Vanesa, MM mewakili Bupati melantik 163 Penjabat Kepala Pekon se-kabupaten Tanggamus, bertempat di Aula Islamic Center, Selasa (21/5) sore.

Lantaran Penjabat dilantik Bupati, hal itulah para Penjabat tersebut tidak takut melakukan Korupsi. Dan diduga adanya setoran Besar kepada Bupati dan pemberdaya masyarakat pekon (PMP), mau tidak mau kualitas Bangunan dikorbankan.

Dugaan pungli yang disampaikan oleh salah satu Kepala Pekon. Besaran yang diminta oleh Oknum PMP yang melalui Adepsi Kecamatan sebesar 5 juta hingga kisaran 10 juta per kepala Pekon, saat anggaran Turun dari Pemerintah Pusat.
Namun hal itu akan di beberkan dan siapa siapa oknum yang menerima dana haram tersebut pada edisi mendatang.

Salah satu Masyarakat mengharapkan kepada Pihak Penegak Hukum disana agar dapat membongkar dugaan Korupsi yang di lakukan oleh Amari selaku PJ Pekon Sudimoro Bangun Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus tersebut. Bila terbukti adanya dugaan Korupsi yang dilakukan oleh Amari agar dapat diberikan Hukuman seberat beratnya. Ucapnya. (Red)