Home Lampung Tengah Pariwara

Kalapas Gunungsugih, Serahkan Penghargaan Kepada 10 Santri Khatam Alqur'an

273
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Kepala Lapas (Kalapas) Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), Syarpani, menyerahkan sertifikat penghargaan khatam AL-Qur'an kepada 10 Narapidana (Napi) terbaik, yang berhasil menghafal Alquran.

Penyerahan dilaksanakan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW., di Masjid Al-Furqon dengan dihadiri oleh para ustadz pembimbing Napi, pejabat struktural, pegawai dan seluruh warga binaan, Selasa (12/11/2019).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB., dibuka oleh Kalapas Syarpani, kemudian diisi dengan pembagian sertifikat penghargaan khataman Qur’an bagi 10 Napi, bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan dengan ceramah dan do'a oleh ustadz Zahid Ibnu Khamdun.

Dalam sambutannya Syarpani menyampaikan, agar seluruh Napi Muslim lainnya, dapat mencontoh temannya yang mampu menghafal ayat suci Alquran, dan mempelajari semua hal yang berkaitan dengan ibadah umat muslim. Sertifikat ataupun penghargaan, hanya sebagai bentuk motivasi, namun jangan jadi harapan.

“Penghargaan ini sebagai motivasi untuk kalian, agar belajar agama dengan lebih baik di pondok pesantren al-Furqon, yang sudah didirikan sejak beberapa tahun lalu. Mari berlomba menuntut ilmu selama didalam Lapas ini,” harapnya.

Ditambahkan Syarpani, dirinya juga mengajak seluruh yang hadir dalam acara tersebut, agar selalu mencontoh dan meneladani sikap, perilaku dan akhlak yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW, wajib meneladani sikap dan perilaku beliau, yang sungguh berakhlak mulia, baik semasa kalian didalam lapas maupun setelah berada dilingkungan masyarakat luar,” katanya.

Syarpani juga menyampaikan apresiasinya, kepada para ustadz pembimbing narapidana, yang dengan sudah rela melangkahkan kakinya, untuk memberikan bimbingan rohani kepada narapidana santri Pondok Pesantren Al-Furqon.

"Terima kasih ustadz, tanpa dibimbing oleh ustadz, tentu tidaklah mungkin pihak Lapas melakukan sendiri, Kerjasama sudah berjalan demikian baik, semoga ustadz senantiasa diberikan pahala dan rezeki yang terbaik dari Allah SWT., atas niat tulus membina narapidana disini," ucapnya.

Penceramah Ust. Zahid Ibnu Khamdun, menyampaikan nasehat kepada narapidana, untuk dapat berubah menuju ke arah lebih baik. Karena hidup ini adalah ujian, maka bersabarlah disaat mendapat cobaan, tidak meninggalkan sholat lima waktu, serta ditambah dengan ibadah Sunnah lainnya.

“Kalau sudah masuk disini, jangan sampai nyesel karena ketangkep, karena nanti setelah bebas memikirkan bagaimana caranya biar gak ketangkep lagi. Tetapi nyesellah “kok saya bisa disini?”, karena nanti itulah yang membawa pada perubahan,” ujarnya. (Gun/ Fazri)