Home Hukum

Kapolres Karangasem Memimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkoba

215
0
SHARE
Humas Polres Karangasem Polda Bali

Handalnews.id, Bali - Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini, S.I.K., M.M.Tr., didampingi Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Herson Djuanda, S.H., memimpin Press Release Ungkap Kasus Narkoba di Lobi Polres Karangasem. Senin (13/4/2020).

Satu pelaku penyalahgunaan narkoba dibekuk jajaran Sat Res Narkoba Polres Karangasem. Satu tersangka I K T E S Alias T asal Br. Dinas Kerta Buana, Ds. Tianyar, Kec. Kubu, Kab. Karangasem diamankan dibekuk pada Rabu (1/4/2020) lalu.

Kapolres Karangasem, mengatakan penangkapan tersangka ini berdasarkan bukti permulaan yang cukup di duga telah melakukan tindak pidana narkotika. Anggota Unit Lidik Sat Res Narkoba Polres Karangasem yang dipimpin Kanit I, IPDA I Nyoman Budiana, S.Sos., langsung melakukan penangkapan.

”Satu tersangka diamankan berikut barang bukti berupa 3 (tiga) plastic klip bening yang didalamnya bersis serbuk kristal bening diduga narkotika jenis shabu dengan rincian paket 1 brutto : 0,24 gram, netto 0,08 gram, paket 2 brutto 0,34 gram, netto 0,18 gram dan paket 3 brutto 0,30 gram, netto 0,14 gram dengan total berat keseluruhan berat brutto 0,88 gram, netto 0,40 gram. “I K T E S Alias T diamankan saat sedang berada di kamar rumahnya Br. Dinas Kerta Buana, Ds. Tianyar, Kec. Kubu, Kab. Karangasem, sekitar pukul 22.30 Wita,” ujar Kapolres.

Dari penggeledahan yang dilakukan Sat Res Narkoba Polres Karangasem mendapati barang bukti dugaan tindak pidana narkotika berupa 3 paket narkotika jenis shabu, 1 bong (alat hisap), korek api gas, pipa kaca, potongan pipet sudah di potong pendek dan 2 buah plastik bening kosong yang masing-masing terdapat lakban warna hitam. Pelaku dijerat pasal 112 ayat (1) subs Pasal 127 ayat (1) huruf a UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp. 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000 (delapan miliar rupiah).  (rls/Ismail)