Home Lampung Tengah Pendidikan

KBM Daring, SMPN 1 Bangunrejo Efektifkan Program Orang Tua

122
0
SHARE
Suwanto, S. Pd, Wakil Kepsek SMPN 1 Bangun Rejo

Handalnews.id, Lampung Tengah -  Dalam rangka menjalankan serta mewujudkan sistem pembelajaran yang terencana, aktif, kreatif, dan juga untuk meningkatkan proses pengawasan terhadap peserta didik. SMPN 1 Bangunrejo Lampung Tengah, efektifkan komunikasi pada Wali Murid melalui program paguyuban orang tua.

Suwanto, S. pd Selaku Wakil kepala Sekolah ketika diwawancarai diruangan kerjanya mengatakan bahwa, Program paguyuban orang tua sebenarnya sudah digagas dan sudah berjalan jauh sebelum masa pandemi Covid 19. Namun tugas peranan dan fungsinya saja yang lebih di efektifkan, agar peserta didik tetap dapat dikontrol dan di arahkan.

Lebih detail Suwanto, S. Pd memaparkan bahwa, program paguyuban tersebut merupakan suatu langkah jitu dan masif untuk meng-counter segala bentuk kendala dan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam sistem pembalajar Online (Daring). sehingga kesulitan yang dihadapi peserta didik dapat disampaikan pada guru bidang studi dan wali kelas, yang kemudian masalah tersebut dapat dicarikan solusinya.

Suwanto menambahkan, selain terfokus pada kontrol dan kendala yang di hadapi peserta didik. Program tersebut juga diharapkan dapat memunculkan keperdulian dan tanggung jawab bersama antara satuan pendidikan formal, keluarga dan Masyarkat sehingga tercipta sinergitas yang baik.

"Sebenarnya program ini berjalan dan mengacu pada aturan KEMENDIKBUD RI No 30 Tahun 2017 tentang pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan, jadi kami hanya mengacu dan berpedoman pada hal tersebut"Paparnya.

Suwanto juga mengatakan bahwa, program tersebut sudah dikemas dalam dua mekanisme, melalui komunikasi via telpon dan juga langsung datang berkunjung kerumah peserta didik (Home Visit).
Apabila Via telpon menemui kendala kesulitan dalam melakukan komunikasi dan kontrol, maka pilihan keduanya adalah melakukan Home visit yang akan dilaksanakan oleh Guru Bimbingan Konseling, Wali Kelas, dan Waka Kesiswaan. Namun dalam proses Home Visit Para Dewan Guru tetap harus mematuhi protokol kesehatan .

"Alhamdulilah Program tersebut sudah berjalan dan di maksimalkan, kemarin juga baru saja dilaksanakan Home Visit pada salah satu peserta didik (Siswa Kelas VIII), siswa tersebut tidak pernah hadir dalam pembelajaran Daring, setelah ditelusuri dan dilakukan kontrol ternyata siswa tidak memiliki Handpone. Jadi sebagai solusinya saat ini disekolah sudah disiapkan Tablet untuk siswa yang tidak memiliki Handpone, dengan catatan hanya digunakan dilingkungan sekolah saja. Ada juga siswa yang bekerja sehingga tidak pernah belajar daring, setelah dilakukan komunikasi dan pembinaan terahadap siswa serta orang tua, sekarang siswa tersebut sudah mengikuti pelajaran.
Jadi, adanya program ini semoga proses belajar dan mengajar tetap dapat berjalan efektif" Ungkapnya.

Di ahir wawancara Suwanto berharap, agar Program paguyuban ini terus berkelanjutan dan tetap dilaksanakan supaya komunikasi antara Instansi Pendidikan SMPN 1 Bangunrejo Lampung Tengah dan para orang tua terus terjalin demi mewujudkan cita-cita bangsa yang tertera pada Undang-Undang 1945. (Iron Guna)