Home Tanggamus Hukum

Kepala BPBD Kabupaten Tanggamus Diduga Korupsi Dana Bencana Miliaran Rupiah

151
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Tanggamus - Kualitas peradilan dan penegakan hukum terkait dengan tindak pidana korupsi di Kabupaten Tanggamus masih terbilang lemah, bahkan merosot, dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bagi kinerja lembaga penegak hukum. Terjadinya tindak pidana korupsi disektor Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus selain akan menjadi cermin buram, mencoreng Kabupaten Tanggamus. Bahkan dikuatirkan “Ruh” di Badan Penanggulan Bencana Daerah, akan hilang tingkat kepercayaan Masyarakat disana.

Pasalnya beberapa Kegiatan yang nilainya Miliaran Hingga Ratusan Juta, guna pembangunan hingga membantu Masyarakat yang terdampak Bencana, kuat dugaan anggaran di BPBD tahun 2020, jadi lahan oknum Para koruptor disana.

Kesempatan Kepala Badan Penanggulangan Bencana, Ediyan M. Thoha, untuk memimpin. hasilnya, tak banyak yang berhasil mengendalikan kekuasaan, bahkan tak sedikit juga yang malah menyelewengkan kekuasaannya.

Seperti halnya, dugaan yang dilakukan PT. Purnama Karya. untuk Pengerjaan Proyek rekontruksi tanggul pengaman Sungai Way Kiluan, Rehabilitasi Pasca Bencana di Kecamatan Kelumbayan dengan menelan Anggaran senilai Rp 4.222.350.000,00, miliar. diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Lantaran besaran setoran, akhirnya pihak rekanan melakukan berbagai cara untuk mencari ke untungan sebesar besarnya. tanpa memikirkan kualitan bangunan. 

Dari hasil penyelusuran dilapangan, dan info dari beberapa keterangan masyarakat disana pengerjaan asal-asalan, karena terlihat jelas dalam proses pengerjaan pengecoran menggunakan pasir bercampur lumpur split diganti batu krokos dan masih banyak yang lain jelas itu melanggar tidak masuk spesifikasi dari perencanaan.

"Pengerjaannya sangat asal-asalan karena ada campuran lumpur, batu spilit diganti dengan batu krokos, lum lagi yang lainnya,” cetus salah satu masyarakat.

Seperti di ketahui anggaran di Badan Penanggulangan Bencana tahun 2020. menerima kucuran dari pemerintah daerah, melalui Anggaran APBD senilai, Rp 21.016.000.000. Miliar. Untuk kegiatan sebanyak 23 Paket Peroyek. dari besaran dan banyaknya kegiatan di BPBD, diduga banyaknya indikasi korupsi namun hal itu akan di beberkan pada edisi mendatang. 

Hingga berita ini di lansir, Ediyan M. Thoha, selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Tanggamus belum dapat di konfirmasi terkait adanya indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), setiap di ditanya kepada stafnya, tidak ada dikantor.

"Bapak tidak ada dikantor," kata salah satu staf, ketika media ini berusaha untuk konfirmasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Tanggamus, kemarin. (Red)